NUKILAN.ID | TAKENGON – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Pinangan, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, pada Kamis (4/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.50 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah hingga mengalami kerusakan berat dan memaksa dua kepala keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api yang memicu insiden tersebut.
Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, kobaran api dengan cepat membesar dan melalap kedua rumah sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran.
Dua keluarga yang terdampak dalam kejadian ini masing-masing dipimpin oleh Hindra (45), seorang pekerja swasta, dan Paridah Yani (40), yang berprofesi sebagai petani. Akibat rumah mereka rusak berat, keduanya bersama anggota keluarga lainnya untuk sementara harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Meski mengakibatkan kerugian material yang cukup besar, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Setelah menerima laporan kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah langsung mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung dengan dukungan personel TNI, Polri, serta warga sekitar yang ikut membantu memadamkan api dan mencegah kobaran merambat ke bangunan lain.
Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga situasi dapat segera dikendalikan. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Pemerintah melalui BPBD dan BPBA mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari. Warga juga diingatkan untuk rutin memeriksa instalasi listrik, kompor, maupun sumber api lainnya sebelum beristirahat guna meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.
Saat ini kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

