NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh kembali membuka ruang kreativitas bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Aceh Global Youth Photography Award 2026, sebuah kompetisi fotografi internasional berbasis daring yang bertujuan mendorong kreativitas pemuda sekaligus mempromosikan Aceh di tingkat global.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara Dispora Aceh dan TC. Uşak Üniversitesi, Turkiye. Inisiatif tersebut digagas oleh Teuku Fatir Fath, mahasiswa asal Aceh yang saat ini menempuh pendidikan di TC. Uşak Üniversitesi, Turkiye.
Teuku Fatir Fath menjelaskan bahwa perkembangan fotografi digital saat ini memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide, identitas budaya, serta pandangan sosial melalui karya visual. Selain menjadi media ekspresi, fotografi juga dinilai mampu memperkenalkan daerah ke dunia internasional dan membangun jejaring kreatif lintas negara.
“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan Aceh dapat tampil sebagai daerah yang aktif dalam pengembangan kreativitas pemuda serta terbuka terhadap kolaborasi internasional di bidang seni dan media digital,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi di Turkiye tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan standar internasional dalam penyelenggaraan kompetisi sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan antarnegara.
“Dalam proses penilaian, ajang ini turut melibatkan dewan juri dari TC. Uşak Üniversitesi, sehingga diharapkan mampu menghadirkan penilaian yang profesional, objektif, dan berperspektif global,” tutup Teuku Fatir.
Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya Dispora Aceh dalam mendorong ekspresi kreativitas pemuda dan memperluas jaringan global melalui karya visual. Mengusung semangat “Capture Creativity, Build Global Connections” (Peugah Kreativitas, Peugoet Jejaring Donya), lomba ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan, perspektif, serta nilai-nilai lintas budaya.
Pendaftaran dibuka secara gratis mulai 30 Maret hingga 23 April 2026. Peserta dapat mengikuti sejumlah kategori yang telah disiapkan panitia, yaitu Culture & Heritage, Humanity & Social Life, Environment & Sustainability, Youth & Innovation, serta Open Theme. Panitia juga membuka kemungkinan penyesuaian kategori sesuai kebutuhan penyelenggaraan.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Aceh kepada masyarakat internasional melalui karya fotografi yang autentik dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kreativitas generasi muda di tingkat internasional sekaligus memperkuat kolaborasi akademik dan institusional lintas negara.
“Melalui ajang ini, kami ingin mendorong pemuda untuk tidak hanya berkarya, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan positif tentang budaya, kemanusiaan, dan lingkungan kepada dunia,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksanaan lomba, panitia menyediakan total hadiah senilai Rp25 juta. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta, yang masing-masing disertai sertifikat elektronik. Penghargaan juga diberikan kepada peserta yang masuk 20 besar dalam bentuk hadiah dan e-certificate.
Melalui kompetisi ini, Dispora Aceh mengajak pemuda dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara untuk berpartisipasi, menunjukkan karya terbaik mereka, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas jejaring global.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan ketentuan lomba dapat diperoleh melalui kanal resmi Dispora Aceh, Instagram @dispora_aceh.




