Angin Kencang Robohkan Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Hujan deras yang disertai angin kencang merobohkan puluhan hunian sementara (huntara) yang ditempati para penyintas banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan unit huntara di empat desa mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kejadian tersebut.

Camat Langkahan, Teuku Reza Ichwan, mengatakan kerusakan huntara terjadi di empat desa yang berada dalam wilayah Kecamatan Langkahan.

Di Desa Buket Desa Rumoh Rayeuk, satu blok huntara yang terdiri dari 23 unit mengalami kerusakan. Sementara di Desa Geudumbak, sebanyak 10 unit huntara dilaporkan rusak parah.

Kerusakan juga terjadi di Desa Buket Linteung dengan tujuh unit huntara mengalami rusak berat. Sedangkan di Desa Langkahan, lima unit huntara mengalami kerusakan ringan.

“Hingga saat ini, petugas bersama aparatur desa masih melakukan pendataan. Itu data per malam ini. Karena kejadiannya menjelang magrib, jadi tidak seluruhnya bisa terdata,” kata Reza.

Menurut Reza, proses pendataan masih terus dilakukan oleh petugas bersama aparatur desa untuk memastikan jumlah kerusakan yang sebenarnya di seluruh lokasi terdampak.

Hingga kini belum terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga yang huntaranya mengalami kerusakan terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga maupun kerabat mereka yang berada di desa masing-masing.

Pemerintah kecamatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk penanganan lebih lanjut.

“Kondisi ini sudah kami laporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Karena seluruh huntara itu ditempati korban banjir pada 26 November 2025 lalu,” pungkas Reza.

Diketahui, huntara yang terdampak angin kencang tersebut merupakan tempat tinggal sementara bagi warga yang menjadi korban banjir besar yang melanda wilayah Aceh Utara pada 26 November 2025.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img

Read more

Local News