NUKILAN.ID | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan, petir, dan peningkatan kecepatan angin di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar selama periode libur Iduladha 1447 Hijriah.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh, Betsi, mengatakan kondisi cuaca di dua wilayah tersebut dipengaruhi potensi pertumbuhan awan hujan yang dapat memicu hujan intensitas ringan hingga sedang disertai petir pada waktu tertentu.
“Selama periode libur Iduladha masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir serta peningkatan kecepatan angin, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan melakukan perjalanan,” kata Betsi kepada Nukilan, Selasa (26/5/2026).
Berdasarkan data prakiraan cuaca, Aceh Besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga petir pada Kamis, 28 Mei 2026, terutama siang sampai malam hari. Cuaca petir diprediksi muncul pada pukul 13.00 WIB dan berlanjut dengan hujan petir hingga malam, dengan kecepatan angin berkisar 11 kilometer per jam.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan kembali terjadi di Aceh Besar pada Minggu, 31 Mei 2026. Sementara itu, kecepatan angin diperkirakan meningkat hingga 31 kilometer per jam pada Senin, 1 Juni 2026, sehingga perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat.
Di Kota Banda Aceh, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026, dengan prakiraan petir pada malam hari. Kecepatan angin tercatat mencapai 22–23 kilometer per jam, lebih tinggi dibanding sejumlah periode sebelumnya.
Selain itu, BMKG memprediksi potensi petir kembali muncul di Banda Aceh pada Minggu, 31 Mei 2026, dengan suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius.
Menurut Betsi, masyarakat yang merencanakan perjalanan mudik, pelaksanaan kurban di ruang terbuka, maupun aktivitas wisata selama libur panjang perlu terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi BMKG.
“Waspadai perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, khususnya pada sore hingga malam hari,” ujarnya.
BMKG mengimbau warga menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi jalan licin dan gangguan akibat angin kencang. []
Reporter: Sammy


