NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Pemerintah Aceh memperingati 10 tahun operasional layanan transportasi publik Trans Kutaraja dalam sebuah seremoni yang digelar di Terminal Tipe A Batoh, Banda Aceh, Rabu (13/5/2026).
Dalam kurun satu dekade, moda transportasi massal tersebut tercatat telah melayani sekitar 10 juta penumpang dan tetap beroperasi tanpa tarif.
“Selama satu dekade, Trans Kutaraja mengangkut 10 juta penumpang, dan tetap gratis, serta menjadi ikon pelayanan transportasi publik di Aceh,” kata M Nasir Syamaun.
Sekretaris Daerah Aceh itu menyampaikan, peringatan 10 tahun Trans Kutaraja tidak hanya menjadi penanda perjalanan layanan transportasi publik di Aceh, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas pelayanan publik yang inklusif dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Saat ini, layanan Trans Kutaraja melayani kawasan Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar melalui sejumlah koridor yang menghubungkan berbagai titik strategis dan pusat aktivitas masyarakat. Sebanyak sekitar 60 armada bus kini beroperasi setiap hari dengan jumlah penumpang berkisar 2.000 hingga 4.000 orang per hari tanpa dipungut biaya.
Nasir juga menegaskan, pada masa kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, program layanan gratis Trans Kutaraja dipastikan tetap berjalan.
“Pemerintah Aceh berkomitmen mendorong pengembangan sistem angkutan umum massal secara bertahap di berbagai kabupaten/kota lain di Aceh,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mengatakan keberlangsungan layanan gratis Trans Kutaraja selama 10 tahun terakhir merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.
“Trans Kutaraja menjadi saksi perjalanan ribuan pelajar, pekerja, para ibu ke pasar, hingga jemaah ke masjid,” katanya.
Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, Dinas Perhubungan Aceh juga memperkenalkan dua inovasi baru yakni Q-Raja dan Kartu Raja. Q-Raja merupakan sistem check-in berbasis QR code, sedangkan Kartu Raja disiapkan bagi penumpang yang belum terbiasa menggunakan telepon pintar.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

