Buruh di Aceh Rayakan May Day dengan Longmarch dan Aksi Sosial

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Aliansi Buruh Aceh bersama sejumlah serikat pekerja, federasi, konfederasi, dan elemen sipil akan menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Banda Aceh, Sabtu (2/5/2026). Sekitar 500 peserta diperkirakan akan ambil bagian dalam aksi tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Aceh, Habibi Inseun, mengatakan aksi akan dipusatkan di depan Masjid Raya Baiturrahman sebagai titik kumpul massa.

“Aliansi Buruh Aceh bersama serikat pekerja dan elemen sipil, termasuk Aliansi Jurnalis Independen, akan memperingati May Day yang dipusatkan di depan Masjid Raya Baiturrahman,” kata Habibi saat dihubungi Nukilan, Kamis 30 April 2026.

Ia menjelaskan, setelah berkumpul, massa akan melakukan longmarch melintasi sejumlah ruas jalan di Banda Aceh menuju Simpang Lima, kemudian ke Gedung DPR Aceh, hingga Pendopo Gubernur Aceh. Aksi akan berakhir di Taman Sari.

“Dari Masjid Raya kita menuju Simpang Lima, lanjut ke DPR Aceh, lalu ke Pendopo Gubernur, dan finish di Taman Sari,” jelasnya.

Dalam perjalanan menuju DPR Aceh, massa akan melintasi Jalan T. Hasan Dek dan Jalan Tgk Chik Ditiro. Di Gedung DPR Aceh, peserta aksi akan menyampaikan aspirasi buruh sebelum melanjutkan perjalanan.

Habibi menyebutkan, pihaknya telah mengundang Gubernur Aceh untuk hadir dalam kegiatan tersebut, meski hingga kini belum ada konfirmasi kehadiran. Sementara itu, dari DPR Aceh, Ketua Komisi V beserta jajaran dipastikan akan hadir untuk mendengarkan aspirasi buruh.

Selain aksi dan orasi, peringatan May Day tahun ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan sosial di Taman Sari. Kegiatan tersebut meliputi pembagian bantuan pangan berupa beras bagi keluarga buruh dan masyarakat kurang mampu, penyerahan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja, serta kegiatan donor darah.

“Di Taman Sari nanti juga ada pembagian bantuan pangan, santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, dan donor darah sebagai bagian dari bakti sosial,” ujarnya.

Habibi menambahkan, rangkaian kegiatan May Day telah dimulai sejak 23 April 2026 dan akan mencapai puncaknya pada aksi tersebut. Ia mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan memastikan aksi berlangsung damai.

“Kami berharap seluruh peserta hadir dengan tertib dan damai, menjaga kebersihan dan ketertiban selama aksi berlangsung,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan buruh tidak berhenti pada peringatan May Day, melainkan akan terus dikawal untuk memastikan tuntutan terkait upah dan kondisi kerja yang lebih layak dapat direalisasikan.

“Momentum May Day ini menjadi penguat solidaritas pekerja untuk terus memperjuangkan perbaikan upah dan kondisi kerja yang lebih baik,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Read more

Local News