Rilis IDSD BRIN 2025: Daya Saing Daerah di Aceh Meningkat

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 dengan skor rata-rata nasional mencapai 3,50 dari skala maksimal 5.

Hasil tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam berbagai aspek pembangunan daerah di Indonesia. Untuk wilayah Aceh, daya saing di tingkat kabupaten/kota juga menunjukkan tren peningkatan yang cukup progresif.

Sejumlah daerah seperti Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Barat Daya mencatatkan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan adanya perbaikan pada aspek infrastruktur, tata kelola, hingga penguatan ekonomi daerah.

BRIN menyebutkan, IDSD 2025 merupakan edisi keempat yang mengadopsi kerangka Global Competitiveness Index (GCI) 2019 yang telah disesuaikan dengan dinamika nasional. Pengukuran ini bertujuan untuk memetakan kapasitas dan daya saing wilayah melalui 12 pilar utama, mulai dari lingkungan pendukung, sumber daya manusia (SDM), pasar, hingga ekosistem inovasi.

Berdasarkan penelusuran Nukilan.id dari rilis resmi BRIN, terdapat 10 daerah dengan tingkat daya saing tertinggi di Provinsi Aceh dalam IDSD 2025.

Kota Banda Aceh menempati posisi pertama dengan skor 4,05, disusul Kota Lhokseumawe dengan skor 3,90 dan Kota Langsa di posisi ketiga dengan skor 3,81.

Kabupaten Aceh Besar berada di peringkat keempat dengan skor 3,80, meningkat dari 3,67 pada tahun sebelumnya, terutama ditopang oleh keunggulan pada pilar infrastruktur. Sementara itu, Kota Sabang berada di posisi kelima dengan skor 3,70, diikuti Kabupaten Bireuen dengan skor 3,69.

Kabupaten Aceh Barat Daya mencatat lonjakan signifikan dengan skor 3,57 dan berhasil menembus peringkat ketujuh, setelah sebelumnya berada di luar 20 besar. Selanjutnya, Kabupaten Pidie berada di posisi kedelapan dengan skor 3,48, disusul Kabupaten Aceh Tengah dengan skor 3,46.

Pada posisi kesepuluh, Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Selatan berbagi peringkat dengan skor yang sama, yakni 3,42.

Capaian ini menunjukkan bahwa daya saing daerah di Aceh terus mengalami perbaikan, meskipun masih diperlukan upaya berkelanjutan dalam memperkuat berbagai pilar pembangunan, khususnya pada sektor inovasi, kualitas SDM, dan penguatan ekosistem ekonomi daerah. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img

Read more

Local News