NUKILAN.ID | BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin, mengaku terpukul setelah sahur bersama sebuah keluarga dhuafa di Desa Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (10/3/2026).
Pengalaman tersebut ia bagikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @safaruddinofficial. Dalam unggahan itu, Safaruddin menceritakan kondisi rumah yang ditempatinya untuk sahur bersama keluarga tersebut sangat sederhana, berdinding pelepah rumbia dengan lantai masih berupa tanah.
Ia mengatakan, awalnya rombongan membawa makanan sahur dari Pendopo untuk keluarga tersebut. Namun saat waktu sahur tiba, justru ia yang menikmati makanan sederhana yang disiapkan oleh keluarga itu, sementara makanan yang dibawa rombongan dinikmati oleh tuan rumah bersama anak-anak mereka.
“Pagi ini hati saya benar-benar terpukul. Tadi dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, saya sahur di sebuah rumah dhuafa di Desa Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan. Rumahnya sangat sederhana, berdinding pelepah rumbia dan lantainya masih tanah,” tulis Safaruddin dalam unggahan tersebut.
Ia mengaku suasana sahur itu terasa berbeda dan menyentuh perasaannya ketika melihat langsung kondisi kehidupan keluarga tersebut.
“Entah kenapa, sahur pagi ini terasa berbeda. Saya benar-benar sedih. Ternyata masih ada saudara-saudara kita yang hidup dalam kondisi seperti ini,” tulisnya.
Dalam unggahan itu, Safaruddin juga menyampaikan doa dan tekad pribadinya agar dapat berbuat lebih banyak untuk membantu masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.
“Ya Allah… Ku janjikan pada Rabb-ku. Jika umur ini masih Engkau panjangkan dan rezeki dimudahkan, aku tidak ingin lagi melihat saudara-saudara kami hidup dalam keadaan yang tidak layak,” tulisnya.
Ia berharap Allah memberikan kekuatan kepada semua pihak untuk terus membantu dan memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. (XRQ)
Reporter: Akil










