NUKILAN.ID | TAKENGON – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan penguatan program Gemar Membaca Al-Qur’an, Jumat malam (06/03/2026) di Masjid Agung Ruhama, Takengon.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah qari ternama, di antaranya Teungku Haji Hamli Yunus, S.Ag., qari internasional yang sekaligus menyampaikan ceramah pada malam itu. Selain itu, hadir pula Teungku Ihsan Abu Bakar, S.E., qari internasional yang bertindak sebagai imam, serta Teungku Abdurrahman Embede dan Teungku Ilham Nurdin yang merupakan qari tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si menyampaikan bahwa momentum Nuzulul Qur’an menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mencintai, membaca, serta memahami Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah saat ini tengah menjalankan program Gemar Membaca Al-Qur’an yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan.
“Saya selalu bertanya kepada Pak Wakil Bupati, Sekda, para kepala dinas, camat, kepala desa, kepala puskesmas, hingga kepala sekolah, apakah hari ini sudah membaca Al Qur’an. Saya juga sering mengingatkan melalui pesan singkat dan saat turun langsung ke lapangan”, ujar Bupati.
Menurutnya, program tersebut menargetkan pada tahun 2026 sedikitnya 60 persen masyarakat Aceh Tengah memiliki kebiasaan membaca Al-Qur’an. Bahkan dalam empat tahun ke depan, pemerintah daerah menargetkan angka tersebut meningkat hingga mencapai 90 persen.
“Target kami bersama adalah menjadikan Aceh Tengah sebagai daerah yang Islami, dengan masyarakat yang hidup bersama Al-Qur’an”, tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada pengurus Masjid Agung Ruhama yang dinilai aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan. Beberapa program yang dijalankan di antaranya Ahad Berkah, santunan anak yatim, layanan bagi musafir, serta pengajian rutin yang dinilai turut menghidupkan syiar Islam di Aceh Tengah.
Selain membahas kegiatan keagamaan, Bupati Haili Yoga juga menyinggung informasi yang sempat beredar mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok di wilayah Aceh Tengah. Ia memastikan bahwa setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak serta melakukan pengecekan langsung bersama jajaran Forkopimda, kondisi ketersediaan BBM dan bahan pokok di daerah tersebut masih aman.
Bupati menyebutkan bahwa stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai sekitar 600 ton dan dalam waktu dekat akan ditambah sekitar 1.000 ton lagi. Ia juga memastikan ketersediaan minyak goreng serta kebutuhan pokok lainnya mencukupi hingga menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Tidak perlu membeli BBM, beras, atau minyak goreng secara berlebihan karena semuanya sudah disiapkan oleh pemerintah”, tegasnya.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga menugaskan Satpol PP bersama Polres serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar, mulai dari wilayah Ketol, Silih Nara, Pegasing, hingga kecamatan lainnya.
Menutup sambutannya, Bupati Haili Yoga mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta membiasakan membaca Al-Qur’an bersama keluarga setiap hari.
“Sayangi keluarga kita dengan Al Qur’an. Pastikan tidak ada satu pun anggota keluarga kita yang tidak membaca Al Qur’an setiap hari, karena Al Qur’an adalah pedoman hidup kita di dunia dan juga di akhirat”, pungkasnya.










