NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh menggelar rangkaian kegiatan santunan anak yatim, buka puasa bersama, serta pelepasan purnatugas Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Ahmad Yani, Jumat (27/2/2026). Kegiatan berlangsung di area outdoor kantor wilayah dan diikuti jajaran pimpinan serta aparatur sipil negara setempat.
Sebelum waktu berbuka, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, Azhari bersama jajaran menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Penyaluran bantuan tersebut turut melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada Kabag TU Ahmad Yani di ruang kerja, sebelum pelaksanaan salat Isya dan Tarawih di Mushalla Al-Ikhlas. Salat berjamaah dipimpin oleh Kakankemenag Aceh Jaya, Amirullah Jakfar.
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan kontribusi Ahmad Yani selama mendampingi kepemimpinan di lembaga berlogo “Ikhlas Beramal” tersebut. Ahmad Yani diketahui akan memasuki masa purnabakti per 1 Maret 2026, setelah menjabat sebagai Kabag TU sejak Agustus 2023.
“Kita merasa kehilangan dengan purnatugas Kabag TU. Moga kebersamaan selama ini dalam membangun, menjaga, dan mengwal lembaga, selalu berkah dan bernilai ibadah,” harap Kakanwil.
Azhari menegaskan bahwa menjaga lembaga merupakan tantangan yang lebih besar dibandingkan membangunnya. Ia juga menggambarkan dinamika organisasi sebagai hal yang wajar dalam perjalanan sebuah institusi.
Menurutnya, pimpinan harus tetap teguh dalam memegang arah tujuan. Ia menilai Kabag TU bukan sekadar mitra kerja, tetapi juga rekan diskusi yang kerap diajak bertukar pikiran dalam berbagai persoalan kelembagaan.
“Ke depan, kabid dan katim selalu eratkan kemitraan dengan jajaran, juga saling mendiskusikan hal-hal yang dibutuhkan,” ajaknya.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil juga menyampaikan rencana rotasi dan mutasi internal sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan kebutuhan lembaga. Ia turut menyelipkan pantun bernuansa kebersamaan sebagai penutup sambutan.
Kakanwil bersama jajaran turut menyampaikan permohonan maaf kepada Ahmad Yani atas segala kekhilafan selama bekerja bersama.
Sementara itu, dalam sambutan pamitan, Ahmad Yani menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh jajaran Kanwil Kemenag Aceh. Ia menilai pelaksanaan buka puasa bersama yang digelar lebih awal dari biasanya menjadi bentuk penghormatan menjelang masa purnatugasnya.
“Ini antara lain dipercepat sekaligus untuk membersamai purnatugas kami yang berakhir sehari lagi,” ujar Ahmad Yani.
“Saya mohon maaf atas segala kekhilafan dan kesalahan jika ada, saat menjadi Kabag TU, saat bersama rekan di Kanwil dan Kemenag,” pintanya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai kebijakan yang diambil selama menjabat mungkin terlihat tegas dari luar, namun menurutnya dilakukan demi efektivitas jalannya organisasi.
Dalam sambutannya, Ahmad Yani juga mengulas perjalanan kariernya di lingkungan Kementerian Agama, mulai dari pengabdian di madrasah di wilayah terpencil di Pidie, menjadi kepala MIN di Ulee Gle (kini MIN 13 Pidie Jaya), hingga memimpin madrasah tsanawiyah di Kuta Krueng. Ia juga pernah menjabat sebagai Kasi Pendidikan Islam di Kankemenag Pidie Jaya sebelum dipercaya menjadi Kabag TU.
Putra Ulee Gle tersebut turut memohon doa dan restu karena bersama keluarga berencana menunaikan ibadah haji pada musim haji 1447 Hijriah.
Kesan dan pesan dari aparatur sipil negara disampaikan oleh Kabid Penmad, Khairul Azhar, yang mengenang kebersamaan penuh canda dan kerja sama selama mendampingi Ahmad Yani dalam menjalankan roda institusi.
Sebelumnya, dua hari sebelum kegiatan ini, Ahmad Yani juga telah menyampaikan pamitan secara resmi dalam apel ruangan di aula Kanwil, sekaligus bersalam-salaman dengan seluruh jajaran pegawai.[]













