NUKILAN.ID | LHOKSUKON – Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Aceh bersama Sandika Natural dan WALHI Aceh kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan pembagian bantuan dilaksanakan di Desa Lubuk Mane yang diterima langsung oleh kepala desa terpilih, serta di Desa Geudeumbak yang diterima Ketua Tuha Peut dan disaksikan masyarakat setempat. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Yayasan SAHARA Lhokseumawe.
Ketua PISPI Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian berbagai pihak terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Direktur Eksekutif SAHARA Dahlan Derui, sejumlah pengurus PISPI seperti Komar dan Firman, serta relawan lainnya.
Menurut Azanuddin, bantuan yang disalurkan berasal dari donatur yang dihimpun oleh PISPI Aceh, Sandika Natural, serta WALHI Aceh yang turut bekerja sama dengan KAGEOGAMA UGM.
“Paket dari KAGEOGAMA UGM kita terima dari Jakarta dan Sleman,” ujar Azan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk KAGEOGAMA UGM, Distanbun Aceh, serta para donatur lainnya yang telah membantu masyarakat Aceh.
Jumlah paket bantuan yang awalnya sebanyak 49 paket kemudian bertambah menjadi 72 paket setelah digabungkan dengan bantuan dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah… Sekali lagi Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh para donator yang telah berkontribusi untuk ikut serta membantu meringankan para korban,” kata Azanuddin saat kegiatan berlangsung.
Direktur Eksekutif SAHARA, Dahlan Derui, menilai bantuan tersebut tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi wujud empati sosial kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. Ia berharap proses penanganan bencana dapat segera berjalan optimal sehingga aktivitas ekonomi warga kembali pulih dan infrastruktur yang rusak dapat direhabilitasi.
“Kami turut prihatin atas musibah ini, semoga mereka yang terdampak tetap tabah dan musibah ini bisa segera tertangani oleh para pihak sehingga ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali serta infrastruktur bisa terehabilitasi sesuai dengan seharusnya begitu juga dengan berbagai fasilitas lainnya. Mungkin bantuan kita tidak seberapa bila dibandingkan dengan musibah yang mereka alami, tetapi paling tidak, rasa empati kita semoga bisa sedikit menghibur mereka,” ungkap Dahlan.
Sementara itu, Wakil Bendahara PISPI sekaligus Ketua Penggalangan Donasi, Dr. Ir. Sofia Keumalasari, SP, MP, menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PISPI, Sandika Natural, KAGEOGAMA UGM, serta WALHI Aceh melalui Yayasan SAHARA.
Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan kali ini kemungkinan menjadi tahap terakhir yang dilakukan PISPI dan Sandika Natural, mengingat situasi saat ini telah memasuki fase pemulihan pascabencana.
“Pembagian paket ini bagi PISPI dan Sandika mungkin yang terakhir karena saat ini kondisi sudah beralih kepada pemulihan bencana. Kecuali ada pertimbangan lain nanti akan kita sesuaikan kembali,” ujarnya.


