NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Setelah sekian lama vakum dari aktivitas organisasi, Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) kembali menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada Minggu (15/2/2026) di UPTD Balai Tekkomdik, Banda Aceh. Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan organisasi sekaligus ajang regenerasi kepemimpinan mahasiswa Aceh Selatan.
Musyawarah Besar yang mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan yang Demokratis & Akademis” tersebut merupakan forum tertinggi organisasi yang bertujuan mengevaluasi perjalanan kepengurusan sebelumnya serta merumuskan arah dan strategi gerakan HAMAS ke depan.
Ketua Panitia Pelaksana, Rivaldi, mengatakan bahwa pelaksanaan Mubes menjadi langkah awal kebangkitan kembali HAMAS sebagai wadah berhimpun mahasiswa Aceh Selatan di perantauan.
“Setelah cukup lama vakum, Mubes ini menjadi momentum konsolidasi untuk menghidupkan kembali semangat organisasi. Kami ingin HAMAS kembali hadir sebagai ruang intelektual, ruang solidaritas, sekaligus wadah perjuangan mahasiswa Aceh Selatan,” katanya kepada Nukilan.id, Minggu (15/2/2025).
Ia menambahkan, kegiatan ini akan diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari setiap kecamatan se-Aceh Selatan yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Banda Aceh dan sekitarnya. Selain agenda sidang organisasi dan pemilihan kepengurusan baru, forum ini juga diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis terkait kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan daerah.
Panitia berharap Musyawarah Besar HAMAS 2026 dapat menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan baru yang demokratis, inklusif, serta mampu mengembalikan peran organisasi sebagai mitra kritis sekaligus motor gerakan mahasiswa Aceh Selatan.
Untuk diketahui, HAMAS yang sebelumnya dikenal sebagai wadah perkumpulan mahasiswa asal Aceh Selatan di Banda Aceh, sudah tidak lagi menjalankan aktivitas organisasi dan terkesan mati suri sejak 2023 lalu. (XRQ)
Reporter: Akil


