USK Perkuat Peran Guru Biologi dalam Edukasi Lingkungan Lewat Workshop di Banda Aceh

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar workshop bertajuk “Peran Guru Biologi dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Hidup bagi Siswa dan Masyarakat” yang diikuti sekitar 60 guru biologi dari Kota Banda Aceh dan wilayah sekitarnya. Kegiatan tersebut berlangsung di SMA Negeri 11 Banda Aceh pada Kamis (6/2/2026).

Workshop dibuka secara resmi oleh Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Aceh, Samsuar, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa guru biologi memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik, terutama di tengah meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor di Aceh.

Pada kegiatan ini, Abdullah hadir sebagai narasumber utama dan memaparkan berbagai strategi inovatif yang dapat diterapkan guru biologi untuk mengintegrasikan isu lingkungan hidup ke dalam kurikulum maupun proses pembelajaran di sekolah. Ia menekankan bahwa pendidikan biologi tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep ilmiah, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Workshop tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Alumni Biologi FKIP USK, Pusat Riset Konservasi USK, dan MGMP Biologi Aceh. Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi serta berbagi pengalaman mengenai praktik pembelajaran berbasis lingkungan yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.

Salah satu peserta, Rina, guru biologi dari salah satu SMA di Banda Aceh, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru sekaligus inspirasi dalam mengembangkan pembelajaran biologi yang lebih kontekstual dan relevan dengan persoalan lingkungan di sekitar siswa. Ia berharap materi yang diperoleh dapat diterapkan serta disebarluaskan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui workshop ini, USK berharap kesadaran lingkungan dapat ditanamkan sejak dini melalui peran aktif guru di sekolah. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan pendidikan lingkungan yang berkelanjutan di Aceh, sejalan dengan upaya mitigasi dan pencegahan risiko bencana.

spot_img

Read more

Local News