NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Perum BULOG Kantor Wilayah Aceh terus melakukan penyerapan gabah petani di sejumlah sentra produksi padi di Aceh. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah sekaligus mendukung target penyerapan gabah nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah.
Hingga saat ini, BULOG Kanwil Aceh telah menyerap gabah kering panen (GKP) petani sebanyak 6.547 ton atau setara 3.326,01 ton beras. Penyerapan tersebut dilakukan selama musim panen di beberapa kabupaten sentra produksi padi di wilayah Aceh.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil Aceh, Ihsan, mengatakan penyerapan gabah ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta berkontribusi terhadap pencapaian target pemerintah.
“Penyerapan gabah dilakukan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, sehingga petani mendapatkan kepastian harga dan terlindungi dari fluktuasi harga saat panen,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, meskipun sejumlah wilayah sentra produksi terdampak bencana, BULOG Kanwil Aceh tetap berupaya maksimal untuk memperkuat stok beras, khususnya demi menjaga ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kondisi stok beras saat bencana sebelumnya tetap dalam keadaan aman.
“Sehingga kami menghimbau kepada seluruh penggilingan padi ayo bersama sama kita wujudkan swasembada pangan nasional khususnya untuk wilayah Aceh,” katanya.
Selain menjaga stabilitas harga di tingkat petani, penyerapan gabah juga bertujuan memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Cadangan ini akan digunakan untuk kebutuhan strategis, seperti stabilisasi harga beras, penyaluran bantuan sosial, serta penanganan bencana.
BULOG Kanwil Aceh menegaskan penyerapan gabah akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masa panen berlangsung. Petani dan kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan program tersebut dengan menjual gabah melalui mitra maupun gudang BULOG yang telah ditetapkan.


