NUKILAN.ID | JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berencana mengirimkan hingga 200 ekor sapi hidup ke Aceh menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Program ini disiapkan untuk mendukung pelaksanaan tradisi Meugang, budaya turun-temurun masyarakat Aceh yang rutin digelar menjelang Ramadhan.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, dalam konferensi pers Program Ramadhan Baznas 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin (2/2/2026).
“Ada yang menarik, dalam waktu dekat insyaallah kita akan melakukan Meugang. Itu adalah tradisi penyembelihan hewan kerbau atau sapi yang dilakukan sebelum puasa Ramadhan di Aceh,” ujar Saidah.
Menurut Saidah, Baznas akan menyiapkan sekitar 100 hingga 200 ekor sapi hidup yang akan dikirim langsung ke Aceh. Hewan-hewan tersebut nantinya disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari tradisi Meugang.
“Insya Allah Baznas akan menyiapkan 100-200 sapi hidup yang akan kita bawa ke Aceh,” ucapnya.
Ia menambahkan, penyerahan bantuan tersebut akan dilakukan secara simbolis kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Penyerahan ini direncanakan melibatkan Ketua Baznas RI Prof Noor Ahmad serta sejumlah pejabat pusat, sebagai bentuk sinergi dan penghormatan terhadap kearifan lokal Aceh.
“Nanti akan kita serahkan ke Mualem. Mualem bersama Pak Ketua Baznas dan bersama Pak Menko akan menyerahkan itu di Aceh sebagai bagian dari menghormati tradisi Meugang,” katanya.
Tradisi Makmeugang atau Meugang sendiri telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh. Tradisi ini diyakini bermula sejak masa Kerajaan Aceh, ketika kerajaan menyembelih hewan dalam jumlah besar untuk kemudian dibagikan secara cuma-cuma kepada rakyat menjelang hari-hari besar Islam, khususnya Ramadhan.
Hingga kini, Meugang tetap dipertahankan sebagai simbol kebersamaan, kepedulian sosial, serta ungkapan rasa syukur dalam menyambut bulan suci. Bahkan, masyarakat Aceh yang tinggal di luar daerah asalnya kerap berupaya tetap melaksanakan tradisi ini di tempat mereka berada.
Melalui program pengiriman sapi tersebut, Baznas berharap dapat membantu masyarakat Aceh menjalankan tradisi Meugang dengan lebih layak, sekaligus memperkuat solidaritas sosial menjelang Ramadhan, terutama di tengah kondisi masyarakat yang baru saja terdampak bencana banjir.

