Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Perkuat Pemulihan Pascabencana lewat Latsitardus 2026

Share

NUKILAN.ID | KUALA SIMPANG — Polri mengerahkan 169 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dalam kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardus) Tahun 2026 guna membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan Aman Nusa 2 sekaligus wujud kehadiran negara di tengah masyarakat pascabencana.

Pembukaan Latsitardus 2026 digelar di Yonif Raider Khusus 111/Karma Bhakti. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Marzuki Ali Basyah, S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimda, serta dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara.

Latsitardus 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI dan diikuti secara terpadu oleh Taruna Akpol, Taruna TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Kegiatan ini bertujuan memperkuat integrasi, soliditas, dan sinergitas lintas matra pertahanan dan keamanan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Para taruna diterjunkan langsung ke empat kecamatan terdampak bencana, yakni Karang Baru, Rantau, Kuala Simpang, dan Sekerak. Mereka melaksanakan berbagai misi kemanusiaan, pemulihan infrastruktur, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa Latsitardus bukan sekadar agenda latihan rutin, melainkan sarana pembentukan karakter pengabdian bagi para taruna.

“Latsitardus ini bukan hanya membangun keterampilan teknis, tetapi membentuk empati, kepekaan sosial, dan jiwa pengabdian. Taruna harus hadir sebagai solusi, bekerja tulus, disiplin, serta menjaga marwah Polri di tengah masyarakat. Inilah wujud nyata Polri Presisi yang humanis dan berorientasi pada pelayanan,” tegas Kapolda Aceh.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati kearifan lokal serta penerapan Qanun di Aceh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan selaras dengan nilai adat, budaya, dan norma setempat.

Dalam pelaksanaannya, 169 Taruna Akpol dibagi ke dalam empat sub-satgas yang menjalankan program fisik dan nonfisik secara terpadu. Program fisik meliputi normalisasi jalan dari material banjir dan longsor, perbaikan akses desa dan jembatan antar-kampung, pembersihan permukiman warga, serta bantuan rekonstruksi rumah, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum yang terdampak.

Sementara itu, program nonfisik difokuskan pada trauma healing dan dukungan psikososial bagi korban bencana, pengelolaan dapur umum disertai edukasi gizi, pelayanan kesehatan dan penyuluhan sanitasi, serta kegiatan edukasi bagi anak-anak guna menjaga semangat belajar dan pemulihan psikologis.

Seluruh rangkaian kegiatan Latsitardus 2026 diarahkan untuk mempercepat pemulihan sosial, ekonomi, dan infrastruktur masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap peran Polri sebagai institusi yang adaptif, responsif, dan humanis dalam situasi kebencanaan.

Read more

Local News