NUKILAN.ID | MEULABOH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyalurkan masker kepada murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Meulaboh yang berada di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan. Langkah ini dilakukan menyusul meluasnya kebakaran lahan di wilayah tersebut yang berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan dan kesehatan, khususnya pada anak-anak.
“Pembagian masker kepada murid SD ini sebagai upaya untuk melakukan edukasi kepada anak-anak, terhadap bahaya asap yang ditimbulkan dari bencana kebakaran lahan,” kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, kepada wartawan di Meulaboh, Selasa (20/1/2026).
Selain membagikan masker, BPBD Aceh Barat juga memberikan sosialisasi kepada para murid mengenai bahaya kabut asap bagi kesehatan serta cara melindungi diri saat beraktivitas di lingkungan yang terpapar asap.
Ronal menjelaskan, partikel halus yang terkandung dalam asap kebakaran lahan memiliki risiko tinggi memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama bagi anak-anak usia sekolah. Oleh karena itu, pihaknya terus mengintensifkan upaya edukasi dan pencegahan di sekolah-sekolah yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Sebagai langkah perlindungan dini, BPBD Aceh Barat turut mendistribusikan ratusan masker kepada seluruh siswa dan guru. Masker tersebut berasal dari stok bantuan Dinas Kesehatan Aceh Barat yang dialokasikan khusus untuk penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kesehatan anak-anak adalah prioritas utama. Kami ingin memastikan mereka terlindungi saat berada di area sekolah yang terpapar asap,” ujarnya.
Sementara itu, BPBD Aceh Barat hingga Selasa (20/1/2026) masih terus melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Lapang dan Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh. Total luas lahan yang terbakar di kedua lokasi tersebut telah mencapai sekitar sembilan hektare.
Rinciannya, kebakaran di Desa Suak Raya telah menghanguskan sekitar enam hektare lahan, sedangkan di Dusun Ujong Beurasok, Desa Lapang, luas lahan yang terbakar mencapai tiga hektare.
Ia menambahkan, kebakaran lahan yang berlangsung sejak pekan lalu telah menimbulkan asap tebal yang mengganggu pernapasan masyarakat di sekitar lokasi. Kondisi cuaca yang terik serta tiupan angin kencang juga menyebabkan api terus menjalar dan berpotensi meluas ke area lain, sehingga petugas harus bekerja ekstra dalam melakukan pemadaman di berbagai titik.

