NUKILAN.ID | SINGKIL – Kualitas udara di Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam tercatat berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berdasarkan data IQAir pada Kamis (15/10/2026) pukul 10.00 WIB.
Kondisi ini menjadi informasi bagi masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas luar ruangan, terutama bagi kelompok yang lebih sensitif terhadap polusi udara.
Berdasarkan pantauan Nukilan.id. data IQAir menunjukkan bahwa polutan utama yang terdeteksi di Singkil adalah partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi 36,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Data tersebut berasal dari model berbasis satelit (satellite-derived model).
Konsentrasi PM2.5 tersebut tercatat 7,3 kali nilai panduan tahunan PM2.5 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebagaimana ditampilkan IQAir.
Angka itu meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Pada Rabu (14/10/2026) pukul 10.00 WIB, kualitas udara di Singkil tercatat berada pada AQI⁺ US 89 atau kategori sedang.
Kelompok Sensitif Perlu Waspada
IQAir merekomendasikan masyarakat mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Masyarakat juga disarankan menutup jendela untuk mengurangi masuknya udara tercemar ke dalam rumah.
Sementara itu, kelompok sensitif disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan alat pemurni udara di dalam ruangan juga menjadi salah satu rekomendasi untuk membantu mengurangi paparan polusi udara.
Data kualitas udara tersebut merupakan gambaran kondisi pada waktu pembaruan dilakukan. Karena kondisi udara dapat berubah, masyarakat perlu memantau informasi terbaru sebelum menentukan aktivitas di luar ruangan.
BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla di Aceh
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi kabut asap yang menyelimuti Aceh berasal dari sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terpantau melalui citra satelit Himawari-9.
Berdasarkan pemantauan citra satelit pada Rabu (14/10/2026) pukul 16.00 WIB, sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Di Sumatera, wilayah yang terpantau diselimuti asap meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung.
Adapun di Kalimantan, sebaran asap terpantau di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Meski demikian, data AQI⁺ 104 yang tersedia dalam informasi IQAir secara spesifik merujuk pada Singkil. Angka tersebut tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan indeks kualitas udara di seluruh wilayah Aceh Singkil maupun Kota Subulussalam. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News





