Thursday, 8 October 2026 Banda Aceh 29°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
ekonomi

Harga Cabai Merah di Banda Aceh Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram

Cabai merah di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)
Cabai merah di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Harga cabai merah di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh, kembali mengalami kenaikan. Saat ini, cabai merah kualitas nomor satu dijual pedagang dengan harga mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Rahmad, salah seorang pedagang cabai di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, mengatakan harga tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram.

“Sekarang harga cabai merah Rp80 ribu per kilogram untuk kualitas nomor satu,” kata Rahmad saat ditemui Nukilan di lapaknya, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, kenaikan harga dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan cabai. Saat ini, daerah penghasil cabai juga belum memasuki musim panen sehingga stok yang masuk ke pasar berkurang.

Selain pasokan yang terbatas, permintaan cabai juga meningkat. Rahmad menyebut momentum perayaan Maulid turut mendorong kenaikan permintaan masyarakat terhadap cabai merah.

“Kemarin juga musim Maulid, jadi permintaan meningkat, sementara stok berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, harga komoditas cabai lainnya masih berada di bawah harga cabai merah. Cabai hijau dijual sekitar Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit mencapai Rp60 ribu per kilogram.

Rahmad mengatakan pedagang sebenarnya tidak ingin menaikkan harga terlalu tinggi karena memahami cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

“Kita juga enggak mau jual mahal-mahal, kasihan masyarakat, apalagi cabai ini kebutuhan dapur,” jelasnya.

Namun, pedagang juga menghadapi kenaikan harga dari pemasok. Menurut Rahmad, harga jual di pasar harus disesuaikan dengan harga pembelian agar pedagang tidak mengalami kerugian.

“Kita ambil cabai ini dengan harga mahal juga. Kalau kita jual dengan harga rendah, tentu tidak balik modal,” pungkas Rahmad.

Reporter: Rezi