NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Permintaan ayam potong di Banda Aceh meningkat selama musim kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, peningkatan kebutuhan tersebut berhadapan dengan pasokan ayam potong lokal yang justru terbatas di pasaran.
Kondisi itu salah satunya terlihat di Pasar Al Mahirah Lamdingin. Pedagang ayam, Sueb, mengatakan pasokan ayam potong lokal yang diterima pedagang saat ini mengalami pengurangan.
“Sekarang stok ayam potong memang kurang. Bahkan dari pemasok jumlahnya sudah dibatasi. Kalau kita minta 10 kotak, sekarang paling diberikan lima sampai enam kotak,” kata Sueb kepada Nukilan, Senin (14/9/2026).
Menurut Sueb, ayam potong yang dipasarkan di Pasar Al Mahirah Lamdingin berasal dari sejumlah daerah di Aceh, antara lain Indrapuri dan Saree. Pasokan dari wilayah yang lebih jauh juga datang dari Meulaboh.
Keterbatasan pasokan terjadi bersamaan dengan meningkatnya permintaan masyarakat selama musim kenduri Maulid. Ayam potong menjadi salah satu kebutuhan masyarakat untuk pelaksanaan kenduri.
“Selama Maulid, permintaan memang bertambah. Tetapi di saat yang sama stok ayam potong justru langka,” ujarnya.
Kelangkaan pasokan berdampak pada kemampuan pedagang memenuhi permintaan pembeli. Jumlah ayam yang dapat diperoleh dari pemasok menjadi terbatas, sementara kebutuhan masyarakat, khususnya untuk kenduri dalam jumlah besar, meningkat.
Kondisi tersebut juga turut mendorong kenaikan harga. Sueb menyebutkan ayam potong saat ini dijual sekitar Rp75 ribu per ekor.
“Karena stoknya kurang, harga ayam potong sekarang sekitar Rp75 ribu per ekor,” katanya.
Selain ayam potong lokal, pedagang juga menyediakan ayam beku atau ayam merah yang sebagian pasokannya berasal dari Medan. Namun, menurut Sueb, minat masyarakat terhadap ayam beku relatif lebih rendah.
“Kalau ayam merah harganya masih standar, sekitar Rp60 ribu per ekor. Peminatnya tidak terlalu banyak, biasanya untuk kebutuhan MBG,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang membutuhkan ayam dalam jumlah besar untuk kenduri Maulid harus menyesuaikan pembelian dengan ketersediaan di pasar. Di sisi lain, pedagang juga harus membagi stok yang terbatas untuk memenuhi permintaan pembeli yang meningkat selama musim Maulid. []
Reporter: Sammy

