Belasan Siswa di Bener Meriah Diduga Keracunan MBG, Oknum TNI Larang Wartawan Meliput

Share

NUKILAN.ID | REDELONG — Belasan siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dibawa ke Puskesmas Lampahan pada Rabu, 2 September 2026.

Mereka diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

Peristiwa tersebut pertama kali diberitakan TribunGayo.com pada hari yang sama.

Salah seorang wali murid, Sukirno, mengatakan anaknya mengalami sejumlah keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG. Di antaranya sakit perut, gatal-gatal, serta mual.

Kondisi itu membuat Puskesmas Lampahan dipenuhi warga yang mengantarkan anak-anak mereka untuk memperoleh penanganan medis. Beberapa siswa dilaporkan harus mendapatkan perawatan di ruang instalasi gawat darurat (IGD).

Dalam proses peliputan, wartawan TribunGayo.com, Bustami, disebut mengalami hambatan ketika hendak mengambil gambar dan meminta keterangan di lokasi.

Bustami menyebut dirinya dilarang memasuki area IGD oleh seorang oknum anggota Koramil Timang Gajah bernama Sarno yang saat itu berjaga di pintu ruangan tersebut.

Meski telah memperlihatkan identitas resmi sebagai wartawan, Bustami tetap tidak diperbolehkan melakukan peliputan. Ia bahkan disebut ditarik keluar dari area IGD.

“Enggak ada untuk liputan! Kamu jangan buat berita yang enggak-enggak. Enggak boleh masuk!” ujar oknum tersebut.

Sampai berita ini diterbitkan, penyebab pasti kondisi kesehatan yang dialami para siswa belum diketahui. Dugaan keterkaitan dengan makanan MBG juga masih harus dipastikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News