NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah sepak bola modern. Turnamen yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini menghadirkan berbagai perubahan, mulai dari jumlah peserta, format kompetisi, teknologi pertandingan, hingga besarnya hadiah yang diperebutkan.
Untuk pertama kalinya pula, Piala Dunia digelar secara bersama oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kombinasi tersebut menjadikan edisi 2026 sebagai turnamen dengan cakupan wilayah penyelenggaraan paling luas dalam sejarah.
Berikut Nukilan.id sajikan tujuh fakta menarik yang perlu diketahui menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
1. Tiga Negara Menjadi Tuan Rumah Sekaligus
Piala Dunia 2026 mencatat sejarah baru karena digelar di tiga negara. Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan berbagi peran sebagai penyelenggara selama lebih dari satu bulan kompetisi berlangsung.
Bagi Kanada, ini merupakan pengalaman pertama menjadi tuan rumah putaran final Piala Dunia. Amerika Serikat sebelumnya pernah menggelar turnamen pada 1994, sedangkan Meksiko menjadi tuan rumah pada 1970 dan 1986. Dengan edisi 2026, Meksiko menjadi negara pertama yang tiga kali dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia.
2. Diikuti 48 Negara dengan Empat Tim Debutan
Piala Dunia 2026 juga menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara. Jumlah tersebut bertambah 16 tim dibandingkan format sebelumnya yang hanya melibatkan 32 peserta.
Penambahan kuota membuka peluang bagi sejumlah negara untuk tampil perdana di ajang sepak bola terbesar dunia. Empat negara yang menjalani debut adalah Yordania, Uzbekistan, Cape Verde (Tanjung Verde), dan Curacao.
Ekspansi peserta ini juga memberi kesempatan lebih besar bagi konfederasi Asia, Afrika, Concacaf, dan Oseania untuk mengirim lebih banyak wakil ke putaran final.
3. Trionda Menjadi Bola Resmi Turnamen
Adidas kembali dipercaya sebagai penyedia bola resmi Piala Dunia. Untuk edisi 2026, bola tersebut diberi nama Trionda.
Nama Trionda terinspirasi dari kata tri yang melambangkan tiga negara penyelenggara dan onda yang berarti gelombang.
Selain memiliki desain baru, bola ini dibekali teknologi sensor digital yang mampu mengirimkan data pergerakan secara real time. Teknologi tersebut membantu sistem Video Assistant Referee (VAR) dalam mengambil keputusan, termasuk mendeteksi sentuhan bola maupun situasi permainan lainnya dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi.
4. Tiga Maskot dengan Karakter Berbeda
Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya yang biasanya hanya memiliki satu maskot, Piala Dunia 2026 menghadirkan tiga karakter yang masing-masing mewakili negara tuan rumah.
Maple menjadi simbol Kanada dengan karakter seekor rusa besar yang identik dengan warna merah.
Zayu hadir sebagai representasi Meksiko melalui sosok jaguar yang mengenakan atribut berwarna hijau.
Sementara Amerika Serikat diwakili Clutch, seekor elang bondol yang menjadi salah satu satwa khas negara tersebut.
Ketiga maskot diperkenalkan sebagai simbol persahabatan, keberagaman budaya, dan semangat kebersamaan yang menjadi tema utama Piala Dunia 2026.
5. Pertandingan Digelar di 16 Kota
Sebanyak 16 kota dipilih sebagai lokasi pertandingan selama turnamen berlangsung.
Amerika Serikat menjadi negara dengan venue terbanyak melalui sebelas kota, yakni Dallas, New Jersey, Atlanta, Kansas City, Houston, San Francisco, Los Angeles, Philadelphia, Seattle, Boston, dan Miami.
Meksiko menyiapkan tiga kota, yaitu Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey.
Sementara Kanada menggelar pertandingan di Toronto dan Vancouver.
Penyebaran venue di tiga negara membuat Piala Dunia 2026 menjadi salah satu turnamen dengan cakupan geografis terbesar yang pernah ada.
6. Total Hadiah Mencapai Rekor Baru
FIFA menyiapkan total hadiah terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia.
Nilai hadiah keseluruhan mencapai sekitar 871 juta dolar Amerika Serikat, yang akan didistribusikan kepada seluruh peserta berdasarkan pencapaian masing-masing selama turnamen.
Tim yang berhasil keluar sebagai juara dijadwalkan menerima hadiah sebesar 50 juta dolar Amerika Serikat, belum termasuk berbagai bonus komersial dan insentif dari federasi masing-masing negara.
Besarnya hadiah tersebut menunjukkan peningkatan nilai ekonomi Piala Dunia yang terus berkembang dari satu edisi ke edisi berikutnya.
7. Laga Pembuka, Final, dan Lagu Resmi
Pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Estadio Azteca, Mexico City, dengan mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan.
Sementara partai final dijadwalkan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026.
Selain pertandingan, FIFA juga memperkenalkan lagu-lagu resmi turnamen. Salah satunya berjudul Goals, yang melibatkan kolaborasi sejumlah musisi internasional seperti Lisa BLACKPINK, Anitta, dan Rema.
Lagu lainnya bertajuk Dai Dai, dibawakan oleh Shakira bersama musisi asal Nigeria, Burna Boy.
Kehadiran para musisi lintas negara diharapkan semakin memperkuat nuansa global yang menjadi ciri khas Piala Dunia.
Turnamen dengan Skala Terbesar
Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan lebih banyak peserta, tetapi juga menawarkan pengalaman baru bagi pemain maupun penggemar sepak bola. Dengan format 48 negara, total 104 pertandingan, teknologi pertandingan yang semakin canggih, serta hadiah yang terus meningkat, turnamen ini diprediksi menjadi salah satu edisi paling meriah dalam sejarah sepak bola dunia.
Selain persaingan memperebutkan trofi, Piala Dunia 2026 juga menjadi panggung bagi negara-negara debutan untuk menunjukkan kemampuan mereka, sekaligus membuka babak baru dalam perkembangan sepak bola internasional. (XRQ)

