Wamenko Otto Ajak Generasi Muda Perkuat Kesadaran Hukum dan Nilai Kebangsaan di Aceh

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas), Otto Hasibuan, melakukan kunjungan kerja ke Aceh dengan menghadiri kegiatan Bincang Kebangsaan dan Ngopi Bareng Bang Otto yang berlangsung di Banda Aceh, Sabtu (30/5).

Kegiatan tersebut dihadiri mahasiswa, pengurus dan anggota Perhimpunan Advokat Indonesia Provinsi Aceh, serta sejumlah pegiat hukum. Acara berlangsung dalam suasana dialogis dan interaktif sebagai wadah bertukar gagasan mengenai isu-isu strategis kebangsaan, perkembangan hukum nasional, serta tantangan penegakan hak asasi manusia di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Otto Hasibuan menjelaskan bahwa hadirnya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru membawa perubahan paradigma dalam sistem hukum pidana Indonesia. Menurutnya, hukum pidana tidak lagi semata-mata berorientasi pada penghukuman, tetapi juga menekankan aspek pencegahan dan pembinaan.

“Paradigma baru dalam KUHP dirancang agar masyarakat tidak melakukan tindak pidana, bukan hanya sekadar memberikan hukuman. Bagaimana caranya agar masyarakat dapat dicegah untuk melakukan tindak pidana. Kemudian apabila seseorang sampai melakukan tindak pidana, bagaimana agar pelaku dapat diperbaiki, memperoleh kesempatan untuk kembali ke masyarakat, serta tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Otto.

Ia juga menegaskan pentingnya penegakan hak asasi manusia yang berkeadilan dan berkelanjutan, termasuk di Aceh yang memiliki kekhususan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan penegakan hukum. Menurut Otto, perlindungan serta penghormatan terhadap hak asasi manusia harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan hukum nasional.

Selain membahas isu hukum dan HAM, Otto turut menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan dukungannya terhadap program pemenuhan gizi bagi generasi muda Indonesia melalui Program Makan Bergizi yang dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Keberhasilan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan hukum dan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, Program Makan Bergizi menjadi langkah strategis untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan,” kata Otto.

Kegiatan Bincang Kebangsaan dan Ngopi Bareng Bang Otto kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta masukan terkait perkembangan hukum, perlindungan hak asasi manusia, dan berbagai persoalan kebangsaan lainnya.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan berharap dapat memperkuat komunikasi dengan kalangan akademisi, organisasi profesi, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong partisipasi publik dalam pembangunan hukum yang berkeadilan, penghormatan terhadap HAM, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di Indonesia.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News