NUKILAN.id | Banda Aceh – Kajian ba’da Subuh di Masjid Oman Al-Makmur, Sabtu (1/3/2025), menghadirkan Ustaz Dr. Armiadi Musa sebagai penceramah. Dalam kajian yang bertajuk Manfaatkan Golden Time di Bulan Ramadan, Ustaz Armiadi menekankan pentingnya memanfaatkan setiap momen berharga selama bulan suci ini agar tidak menjadi golongan yang merugi.
“Sebagai pagi perdana Ramadan, saya kira ini adalah waktu yang tepat untuk mengajak kita sekalian berkontemplasi dan merenung,” katanya.
Amatan Nukilan.id, ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa ada orang-orang yang merugi, yakni mereka yang memasuki bulan Ramadan, namun Ramadan berlalu tanpa mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
“Merugilah orang-orang yang ketika dia masuk ke dalam bulan suci Ramadan, kemudian Ramadan berlalu tetapi dosanya tidak diampuni,” lanjutnya.
Menurutnya, Ramadan datang membawa sejuta peluang dan kesempatan bagi umat Islam untuk memperoleh ampunan serta menebus kesalahan masa lalu. Namun, jika kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik, maka itu adalah suatu kerugian yang besar.
“Ramadan yang datang membawa sejuta peluang, Ramadan yang datang membawa berbagai macam kesempatan yang di dalamnya adalah dapat mengampuni dosa-dosa hamba, menebus segala kesalahan yang dilakukan. Tapi, jika tidak dimanfaatkan, ini sungguh melampaui batas, ini sungguh keterlaluan,” tegasnya.
Dalam kajian tersebut, Ustaz Armiadi juga mengibaratkan bulan Ramadan sebagai golden time, yakni waktu terbaik untuk meraih keberkahan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia mencontohkan bahwa dalam kehidupan, terdapat golden time pada anak-anak usia 0 sampai 5 tahun, di mana karakter mereka mulai dibentuk. Begitu pula dalam satu tahun, terdapat 12 bulan yang ditetapkan oleh Allah SWT, dan di antaranya, Ramadan adalah waktu terbaik yang penuh dengan keberkahan.
“Ada 12 bulan yang ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan golden time-nya adalah di Ramadan. Sepanjang Ramadan, golden time-nya adalah lailatul qadar. Setiap hari Ramadan, golden time-nya adalah pada waktu sahur dan menjelang berbuka,” paparnya.
Oleh karena itu, ia mengajak jamaah untuk senantiasa beristighfar, terutama pada waktu sahur, sebagaimana kebiasaan orang-orang yang bertakwa.
“Beristighfar pada waktu sahur itu adalah kebiasaan orang bertakwa, maka hendaknya kita memanfaatkan momen ini,” ujarnya.
Di akhir kajian, Ustaz Armiadi menegaskan pentingnya memperbaiki ibadah selama Ramadan agar lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Maka kita perlu memperbaiki ibadah kita di Ramadan tahun ini, agar menjadi lebih baik daripada Ramadan sebelumnya,” tutupnya.
Kajian ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk lebih serius dalam memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (XRQ)
Reporter: Akil