NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Memasuki hari ke-50 bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh sejak 26 November 2025, total korban yang meninggal dunia mencapai 560 orang dan 112.506 jiwa mengungsi hingga 16 Januari 2026 berdasarkan laporan dari Health Emergency Operational Center (HEOC) Aceh. Bencana tersebut berdampak pada 18 kabupaten/kota dan ribuan gampong di Aceh.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh sekaligus Koordinator HEOC Provinsi Aceh, Ferdiyus, mengatakan bahwa penanganan kesehatan bagi korban bencana terus dilakukan meski dihadapkan pada kerusakan fasilitas.
“Seluruh rumah sakit pemerintah sudah beroperasi, namun masih terdapat puskesmas yang rusak berat dan dua puskesmas belum beroperasi optimal. Pelayanan kesehatan di pengungsian tetap berjalan dengan dukungan tenaga medis dan relawan,” ujar Ferdiyus, dikutip Nukilan dari laporan Posko HEOC, Sabtu (17/1/2026).
Data HEOC mencatat 456 korban luka berat, 4.939 luka ringan, serta 31 orang masih dinyatakan hilang. Pengungsi tersebar di 988 titik, dengan layanan kesehatan mencatat lebih dari 105 ribu kunjungan, didominasi kasus ISPA dan penyakit kulit.
Ferdiyus menambahkan, Pemerintah Aceh bersama Kementerian Kesehatan terus memprioritaskan pemulihan fasilitas kesehatan, distribusi logistik medis, serta pencegahan penyakit menular di lokasi pengungsian. []
Reporter: Sammy

