NUKILAN.ID | TAPAKTUAN — Tradisi malam Dalail Khairat masih dijaga dan dilaksanakan oleh masyarakat Gampong Sapik, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Tradisi ini dilakukan pada malam keempat setelah seseorang meninggal dunia dan dikebumikan.
Amatan Nukilan.id, malam Dalail Khairat dilaksanakan di rumah duka dan dipimpin oleh perangkat masjid setempat. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan Dalail Khairat, kitab kumpulan shalawat yang populer di kalangan umat Islam.
Dalail Khairat merupakan amalan yang dibaca untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon syafaat Nabi Muhammad SAW. Kitab ini juga diyakini membawa keberkahan, ketenangan jiwa, dan perlindungan dari api neraka.
Di Gampong Sapik, pelaksanaan malam Dalail Khairat menjadi bagian dari rangkaian tradisi keagamaan yang menyertai peristiwa duka. Setelah pembacaan Dalail Khairat selesai, tuan rumah menyuguhkan hidangan kepada para jamaah yang hadir.
Salah satu hidangan yang disajikan secara turun-temurun adalah apam kuah santan. Sajian tersebut menjadi simbol kebersamaan dan ungkapan terima kasih keluarga duka kepada perangkat masjid dan masyarakat yang telah mendoakan almarhum.
Tradisi malam Dalail Khairat ini hingga kini masih dipertahankan sebagai bagian dari kearifan lokal dan praktik keagamaan masyarakat Gampong Sapik. (XRQ)
Reporter: Akil

