NUKILAN.ID | BANDA ACEH – TNI Angkatan Darat (TNI AD) membangun sebanyak 40 jembatan Armco di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Pembangunan tersebut dilakukan guna memperbaiki jalur darat yang sempat terputus akibat banjir besar sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat agar akses transportasi kembali normal.
“Melalui pembangunan jembatan ini, TNI AD membantu memulihkan akses transportasi masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi dan distribusi logistik dapat kembali berjalan normal,” kata Maruli dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Antara, Selasa (10/3/2026).
Puluhan jembatan Armco tersebut dibangun di beberapa kabupaten di Aceh yang sebelumnya mengalami kerusakan infrastruktur akibat banjir.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, pembangunan jembatan dilakukan di wilayah Alue Gadeng Dua, Alue Sentang, Terban, dan Blang Kandis.
Sementara di Kabupaten Aceh Timur, jembatan dibangun di sejumlah titik, antara lain Buket Kuta, Alue Buloh, Paya Biliesa, Blang Gleum, Buket Makmur, Lhok Seuntang, Gampong Baroh, Alur Pinrang, Alue Itam, Peunaron Lama, Alue Siwah, serta Keudongdong.
Kemudian di Kabupaten Bireuen, pembangunan jembatan dilakukan di Batee Raya, Juli Tambo, Krueng Juli, Alue Limeng, serta Salah Sirong Jaya.
Adapun di Kabupaten Aceh Utara, jembatan Armco dibangun di wilayah Buket Linteueng, Masjid Meuraksa, dan Bangka Jaya.
Maruli berharap keberadaan jembatan-jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat di daerah terdampak bencana, sekaligus mempercepat distribusi logistik serta mendukung pemulihan aktivitas ekonomi warga.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.










