Sekda Aceh: Pengabdian Abu Doto Akan Selalu Tercatat dalam Sejarah Aceh

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah atau yang lebih dikenal dengan sapaan Abu Doto.

Menurut M. Nasir, sosok Abu Doto telah memberikan kontribusi besar bagi Aceh melalui berbagai gagasan, pemikiran, dan pengabdian yang didedikasikannya selama hidup. Karena itu, jejak pengabdiannya akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah Aceh.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar M. Nasir, Minggu (14/6/2026).

Sebagaimana diketahui, Abu Doto mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (13/6/2026) setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh.

M. Nasir menuturkan bahwa semasa hidupnya, Abu Doto tidak hanya dikenal sebagai seorang dokter yang mengabdikan diri di bidang kesehatan, tetapi juga sebagai pemimpin yang memiliki perhatian besar terhadap pembangunan Aceh serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, selama memimpin Aceh sebagai gubernur pada periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah telah memberikan kontribusi penting dalam mengarahkan pembangunan daerah. Berbagai kebijakan dan langkah yang diambilnya dinilai turut mewarnai perjalanan pembangunan Aceh pascakonflik dan pascatsunami.

Selain itu, M. Nasir menegaskan bahwa semangat pengabdian dan komitmen Abu Doto dalam melayani masyarakat patut dijadikan teladan oleh generasi penerus. Nilai-nilai dedikasi yang ditunjukkan almarhum selama hidup diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Aceh.

Pada kesempatan tersebut, M. Nasir juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh husnul khatimah dan seluruh amal baik yang telah dilakukan selama hidup diterima sebagai amal jariyah di sisi Allah SWT.

Wafatnya Abu Doto meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Aceh. Sosok yang dikenal sebagai dokter, tokoh perjuangan, dan pemimpin daerah itu dikenang atas dedikasinya dalam membangun Aceh serta upayanya memperjuangkan kesejahteraan rakyat selama masa pengabdiannya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News