NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Satuan Tugas (Satgas) Bencana Baitul Mal Aceh melakukan aksi tanggap darurat dengan membersihkan sejumlah masjid dan pesantren yang terdampak banjir bandang di berbagai wilayah Aceh. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan sarana ibadah dan pendidikan keagamaan yang terdampak bencana.
Sejak pagi hari, personel Satgas berkumpul di halaman Kantor Baitul Mal Aceh untuk mengikuti arahan dan prosesi pelepasan. Mereka membawa berbagai peralatan kebersihan, seperti sekop, cangkul, sepatu boots, pakaian kerja, serta gerobak dorong guna mempercepat proses pembersihan lumpur, sampah, dan material sisa banjir yang menggenangi area masjid dan kompleks pesantren.
Dalam sambutannya, Ketua Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, SH atau Abon Yunus, menegaskan bahwa gerak cepat ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam merespons setiap musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Ia menekankan pentingnya segera memulihkan fungsi masjid dan pesantren, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
“Masjid dan pesantren adalah tempat vital bagi masyarakat. Karena itu, kami berupaya agar aktivitas ibadah dan belajar mengajar dapat kembali berjalan secepat mungkin, apalagi sebentar lagi akan masuk bulan Ramadhan,” ujar Abon Yunus, Kamis (15/01/2026).
Ia berharap, kegiatan pembersihan yang dilakukan Satgas Bencana Baitul Mal Aceh dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. Ke depan, Baitul Mal Aceh juga menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Satgas Bencana Baitul Mal Aceh, Tgk. Naga Selatan, menyampaikan bahwa sebanyak 21 relawan dikerahkan untuk membersihkan masjid dan pesantren terdampak selama 20 hari ke depan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, dan Pidie Jaya.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan, SP., M.A, berpesan kepada seluruh relawan agar selalu mengutamakan keselamatan diri, menjaga kekompakan tim, serta tetap fokus dan waspada saat menjalankan tugas di setiap lokasi.
Acara pelepasan Satgas Bencana Baitul Mal Aceh ditutup dengan doa bersama dan lantunan shalawat sebelum para relawan diberangkatkan, sebagai harapan agar seluruh kegiatan mendapat keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.

