RSUD Aceh Tamiang Aktifkan ICU Mini untuk Tangani Korban Banjir dan Longsor

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – RSUD Muda Sedia di Kabupaten Aceh Tamiang mulai mengoperasikan kembali layanan perawatan intensif (ICU) guna menangani korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Untuk sementara, layanan yang dijalankan masih berupa ICU mini.

Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra, mengatakan pihaknya memprioritaskan pengaktifan ICU agar pelayanan pasien kritis tetap berjalan. Saat ini, ICU mini telah dilengkapi dua ventilator dewasa, satu ventilator anak, serta alat bantu napas non-invasif berupa CPAP.

“Namun, memang ICU definitifnya sendiri, target kami akan berdayakan setelah jaringan oksigennya pulih. Setelah AC-nya kami pasang baru, maka nanti akan kami hidupkan,” kata Andika.

Selain ICU, rumah sakit juga membutuhkan dukungan sarana lain, khususnya unit pelayanan darah untuk menunjang tindakan operasi besar dan penanganan penyakit tertentu. Menurut Andika, keterbatasan ketersediaan darah dapat menyulitkan proses perawatan pasien.

Kebutuhan mendesak lainnya adalah penambahan armada ambulans. Saat ini RSUD Muda Sedia hanya memiliki dua unit ambulans aktif.

“Sampai sekarang memang kami masih kekurangan ambulans hanya dua, setidaknya kami minimal ada tambahan tiga lagi, jadi stand by lima ambulans lah untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, RSUD Muda Sedia sempat tidak beroperasi akibat banjir besar yang menerjang Aceh Tamiang pada 27 November 2025. Seluruh pasien yang dirawat saat itu terpaksa dievakuasi ke ruang rawat inap di lantai dua.

Pembersihan rumah sakit mulai dilakukan sejak 3 Desember 2025. Saat ini, layanan kesehatan di RSUD Muda Sedia telah kembali berjalan secara bertahap.

Untuk mendukung pelayanan, Kementerian Kesehatan juga menurunkan relawan ke lokasi. Langkah ini diambil karena lebih dari 90 persen tenaga kesehatan dan tenaga medis RSUD Muda Sedia turut terdampak bencana.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, menegaskan pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah terdampak.

“Ini disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, pemerintah telah dan terus mengupayakan sebaik mungkin,” tutupnya.

Read more

Local News