NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Bank Aceh Syariah (BAS) telah menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp2,94 triliun kepada 26.983 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Aceh sejak 2022 hingga Juni 2026.
Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, mengatakan pembiayaan tersebut telah menjangkau pelaku UMKM di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.
“Hingga tahun 2026, Bank Aceh telah menyalurkan pembiayaan KUR sebesar Rp2,94 triliun kepada 26.983 pelaku UMKM yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se Aceh,” kata Fadhil Ilyas di Banda Aceh, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, pembiayaan KUR dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, investasi, pengadaan sarana produksi, serta pengembangan kapasitas usaha.
Menurutnya, penyaluran KUR merupakan bentuk dukungan Bank Aceh Syariah terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Selain itu, pembiayaan tersebut juga bertujuan memperluas akses permodalan yang mudah, terjangkau, dan sesuai dengan prinsip syariah.
“Kami berharap pembiayaan ini mampu mendorong pertumbuhan usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di Aceh,” ujarnya.
Fadhil menegaskan Bank Aceh Syariah akan terus meningkatkan kualitas layanan pembiayaan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta kemudahan akses bagi masyarakat.
Ia menambahkan, pembiayaan KUR telah menyasar berbagai sektor usaha strategis, mulai dari perdagangan, pertanian, perkebunan, perikanan, industri pengolahan, kerajinan, hingga sektor jasa dan pariwisata.
“Selain memberikan akses permodalan, kami juga melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan,” katanya.
Melalui penyaluran KUR tersebut, Bank Aceh Syariah menegaskan komitmennya sebagai bank syariah milik daerah yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ke depan, Bank Aceh Syariah akan terus memperluas jangkauan layanan pembiayaan bagi pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh,” demikian Fadhil Ilyas.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

