Revitalisasi 76 Sekolah Pascabencana Bangkitkan Asa Pendidikan di Aceh

Share

NUKILAN.ID | TAKENGON – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meresmikan 76 sekolah hasil revitalisasi satuan pendidikan di Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, Kamis (29/1/2026). Program pascabencana ini diharapkan menjadi titik awal pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan revitalisasi sekolah merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan peserta didik kembali memperoleh ruang belajar yang aman dan layak setelah bencana.

“Sekolah harus kembali menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman. Karena itu, revitalisasi tidak hanya menyasar bangunan fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan layanan pendidikan,” ujar Mendikdasmen Mu’ti dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari agenda nasional percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi satuan pendidikan terdampak bencana yang ditargetkan selesai secara bertahap sepanjang 2026.

Dampak revitalisasi dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Kepala SLB Negeri Silih Nara Angkup Takengon, Yusbida, serta Kepala SMAN 1 Timang Gajah Bener Meriah, Marhamah, mengungkapkan bahwa sebelum program berjalan, kondisi sarana prasarana sekolah mereka mengalami kerusakan dan keterbatasan yang menghambat proses pembelajaran.

Melalui revitalisasi, sekolah kini memiliki ruang belajar dan fasilitas pendukung yang lebih aman dan fungsional sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal dan nyaman bagi peserta didik.

Yusbida menyebut sekolahnya sebelumnya kekurangan ruang kelas dan fasilitas penunjang pembelajaran.

“Saya berharap, program Revitalisasi Satuan Pendidikan dapat terus berlanjut agar semakin banyak sekolah di daerah memperoleh lingkungan belajar yang layak,” katanya.

Sementara itu, Marhamah menuturkan rumah ibadah sekolah dan laboratorium IPA di sekolahnya sempat rusak dan tidak dapat digunakan.

“Apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Mendikdasmen atas perhatian dan dukungan pemerintah (merehabilitasi sekolah) karena manfaatnya dirasakan nyata,” ujar Marhamah.

Read more

Local News