Razia Hunian Warga Binaan, Rutan Banda Aceh Amankan Benda Tajam dan Telepon Genggam

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh menggelar razia di kamar hunian narapidana dan menyita sejumlah barang terlarang, termasuk benda tajam, benda tumpul, serta alat komunikasi berupa telepon genggam.

Kegiatan razia tersebut dilakukan sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIB Banda Aceh, Muh Hidayat, mengatakan pemeriksaan berlangsung pada Selasa (24/2) malam dengan menyasar seluruh kamar warga binaan.

“Razia hunian warga binaan berlangsung Selasa (24/2) malam. Petugas menyita sejumlah benda tajam dan benda tumpul serta alat komunikasi berupa telepon genggam,” katanya.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam hunian narapidana, di antaranya gunting, pisau atau cutter, beberapa benda tumpul, serta dua unit telepon genggam.

“Barang-barang tersebut berpotensi disalahgunakan dan dapat mengganggu keamanan dan ketertiban dalam rutan. Barang-barang tersebut termasuk benda dilarang di hunian warga binaan. Barang-barang yang disita tersebut selanjutnya diproses sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Menurut Muh Hidayat, razia rutin ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan lingkungan rutan tetap tertib sesuai aturan yang berlaku.

Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di setiap kamar warga binaan dengan pendekatan humanis namun tetap tegas, serta mengedepankan prinsip keamanan dan ketertiban.

“Razia ini dilakukan secara rutin dan insidental sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dalam rutan. Razia ini sebagai bentuk komitmen dalam wujud kondisi kondusif, terutama dalam bulan Ramadhan, sehingga warga binaan khusyuk menjalankan ibadah puasa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Banda Aceh, Baharuddin, memberikan apresiasi kepada jajaran pengamanan atas pelaksanaan razia tersebut. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari langkah deteksi dini yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Razia bukan semata-mata penindakan, tetapi bagian dari komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam rutan. Razia ini untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan bebas barang terlarang dan dilarang,” kata Baharuddin.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News