Ratusan Huntara Mulai Dihuni Korban Banjir di Aceh Utara

Share

NUKILAN.ID | LHOKSUKON — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan ratusan unit hunian sementara (huntara) kepada pengungsi korban banjir di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Rabu (28/1/2026).

Sebanyak 180 unit huntara dibangun di Desa Tanjong Dalam dan 36 unit lainnya berada di Desa Simpang Tiga. Peresmian penggunaan hunian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil yang akrab disapa Ayahwa, sekaligus menyerahkan kunci kepada para penerima bantuan.

Seluruh unit huntara yang telah rampung itu kini sudah ditempati pengungsi. Setiap hunian berukuran 4,5 x 4,5 meter dan dilengkapi dengan dua ranjang tidur lajang, satu kipas angin, serta satu lemari berbahan plastik.

Pembangunan huntara tersebut dikerjakan oleh Danantara melalui PT PP (Persero). Ayahwa menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak banjir di wilayahnya.

“Terima kasih pada Danantara dan BNPB yang mempercepat pengerjaan seluruh huntara di Aceh Utara. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan, harap sabar, karena sebagian memang dalam pengerjaan,” kata Ayahwa.

Politisi Partai Aceh itu menjelaskan, percepatan pembangunan huntara merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh hunian sementara dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadhan.

“Langkahan ini sekitar 2.000 lebih huntara dalam proses pengerjaan, salah satunya yang kita resmikan hari ini,” kata dia.

Selain Kecamatan Langkahan, pembangunan huntara juga dilakukan di sejumlah kecamatan lain di Aceh Utara, yakni Tanah Jambo Aye, Baktiya, Seunuddon, Baktiya Barat, Sawang, Muara Batu, dan Dewantara.

“Laporan yang kita terima sekitar 4.000 huntara total di Aceh Utara,” kata dia.

Berdasarkan data Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, khusus di Kabupaten Aceh Utara telah rampung sebanyak 829 unit huntara, sementara sekitar 3.400 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Read more

Local News