NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Purna Paskibraka Indonesia bekerja sama dengan Forum Diskusi Tenaga Honorer Kabupaten Aceh Selatan menyerahkan bantuan sembako bagi korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Selatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut dijadwalkan akan diberangkatkan pada Selasa, 10 Februari 2026. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan harian guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar pascabanjir.
Adapun jenis bantuan yang diberikan antara lain pangan pokok berupa 100 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram dan satu karung beras lokal Tangse seberat 15 kilogram, dengan total 515 kilogram beras. Selain itu, disalurkan pula perlengkapan mandi dan kebersihan berupa pasta gigi, sikat gigi, serta sabun mandi, makanan tambahan berupa 15 kardus biskuit, serta perlengkapan pakaian berupa kain sarung dan pakaian layak pakai sebanyak 10 kardus.
Bantuan diterima oleh Tarmizi, SE, Kasubag Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Selatan. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian kedua organisasi tersebut.
“Kami sangat menghargai kepedulian kedua organisasi ini. Bantuan tidak hanya meringankan beban masyarakat Pidie Jaya, tetapi juga menjadi contoh inspiratif bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama membantu saudara yang kesulitan. Kami mengapresiasi atas inisiatif dan kerja keras Saudara dari Purna Tugas Paskibra dan Forum Honorer Aceh Selatan (Asel) sebagai organisasi penggagas kegiatan ini, semoga menjadi amal ibadah yang dicatat di surat amal kita semua. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berkomitmen menyampaikan bantuan dengan cepat dan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan,” ujar Tarmizi.
Sementara itu, Azwar, Ketua Pengurus Purna Paskibraka Indonesia sekaligus Ketua Forum Diskusi Tenaga Honorer Kabupaten Aceh Selatan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata nilai gotong royong.
“Kegiatan kemanusiaan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat korban banjir yang membutuhkan. Banyak saudara kita yang kehilangan rumah, barang milik, dan sumber mata pencaharian akibat banjir,” kata Azwar.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan melalui pemerintah daerah agar distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami menyampaikan bantuan melalui pemerintah daerah karena yakin mekanisme terstruktur akan membuat bantuan sampai tepat sasaran dengan efisien. Kebetulan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga akan mengantarkan bantuan ke Pidie Jaya, sehingga kami bisa hemat biaya operasional untuk kegiatan kemanusiaan selanjutnya,” tambahnya.
Menurut Azwar, bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh anggota kedua organisasi yang berkontribusi melalui donasi barang dan tenaga, termasuk dalam proses penyortiran dan pemaketan pakaian layak pakai.
“Kita berasal dari tanah air yang sama, dan ketika saudara kesusahan, menjadi kewajiban kita memberikan dukungan. Semoga bantuan ini menjadi cahaya harapan bagi masyarakat Pidie Jaya,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan persaudaraan. (XRQ)

