Tuesday, April 23, 2024

Pesan Damai Pangdam IM untuk Pemilu Tahun 2024

Nukilan.id  Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P, M.I.P., menghadiri acara Deklarasi Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) Damai Tahun 2024, yang berlangsung di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh pada Selasa (5/12/23).

Kegiatan dimulai dengan penandatanganan Deklarasi Kampanye Pemilihan Umum Damai Tahun 2024 oleh seluruh Peserta Pemilu Partai Politik dan calon Anggota DPD RI daerah pemilihan Aceh. 

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh, Pangdam IM, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Kabinda Aceh, unsur Forkopimda Aceh, dan seluruh tamu undangan. Selanjutnya, dilakukan pelepasan simbolis burung merpati sebagai tanda Deklarasi Kampanye Pemilu Damai Aceh.

Pangdam IM dalam sambutannya menyampaikan harapannya, “Semoga dengan dilaksanakan Deklarasi Pemilu Damai ini dapat mewujudkan Pemilu di Provinsi Aceh dalam kondisi Damai, Aman, dan Demokratis serta dapat menciptakan komunikasi yang sangat baik sesama pendukung Paslon untuk tetap berkomitmen dalam mewujudkan Pemilu tahun 2024 yang Damai dan Bermartabat.”

Lebih lanjut, Panglima menegaskan bahwa TNI memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan selama Pemilu 2024, termasuk pengamanan Pemilihan Legislatif, Pemilihan Capres Cawapres, dan Pilkada Serentak 2024. Hal ini sesuai dengan amanat UU No. 34/2004 tentang TNI, yang menetapkan tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang untuk mewujudkan situasi Nasional yang aman, tertib, dan lancar.

“TNI akan menjunjung tinggi komitmen tentang Netralitas TNI, dengan tidak berpolitik praktis dan bersikap netral. Untuk memastikan Netralitas TNI dalam Pemilu 2024 di seluruh satuan, telah didirikan posko Netralitas TNI. Kodam IM bersama Polda Aceh berkomitmen sebagai lembaga yang netral dan tidak berpolitik praktis serta berdiri di atas kepentingan Bangsa dan Negara,” tegas Pangdam IM.

Pangdam IM mengajak semua pihak untuk menjaga kondusifitas di wilayah dan bersama-sama menyongsong pesta Demokrasi dengan gembira. “Mari kita menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Pesta Demokrasi adalah bagian dari Pendidikan Politik Bangsa, mari jalin komunikasi Politik yang sehat antar pendukung pasangan calon dengan masyarakat, sebagai bagian dari membangun budaya Politik Indonesia yang Demokratis dan Bermartabat,” pungkasnya.

Dalam deklarasi tersebut turut hadir Pj Gubernur Aceh, Kapolda Aceh, Kabinda Aceh, Kajati Aceh, dan jajaran Forkopimda Aceh, serta tokoh-tokoh penting lainnya, seperti Ketua KIP Aceh, Panwaslih Aceh, Para Ketua Parpol, dan undangan lainnya. []

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img