NUKILAN.ID | JAKARTA – Universitas Pertahanan Republik Indonesia membuka pendaftaran beasiswa Pascasarjana untuk Program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) Tahun Akademik 2026/2027.
Dilansir Nukilan.id dari akun Instagram resmi @unhan_ri pada Selasa (17/3/2026), program ini ditujukan bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin mengembangkan keilmuan, kepemimpinan, serta berkontribusi di bidang pertahanan negara.
“Program ini menjadi peluang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengembangkan keilmuan, kepemimpinan, serta kontribusi strategis dalam bidang pertahanan negara dan pembangunan nasional,” tulis akun tersebut.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman penerimaan.idu.ac.id mulai 1 April hingga 5 Juni 2026.
Pilihan Program Studi
Program beasiswa ini mencakup berbagai fakultas dan program studi.
Untuk program Magister, tersedia jurusan seperti Strategi Perang Semesta, Peperangan Asimetris, Diplomasi Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Ekonomi Pertahanan, Manajemen Bencana, Keamanan Maritim, hingga Teknologi Pertahanan Siber.
Sementara untuk program Doktor, tersedia Program Doktor Ilmu Pertahanan dengan konsentrasi Strategi Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Keamanan Nasional, Teknologi Pertahanan, serta Kesehatan Pertahanan.
Persyaratan Umum
Calon pendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan umum, di antaranya:
- Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing
- Usia maksimal 45 tahun (umum), 50 tahun untuk Magister dan 53 tahun untuk Doktor bagi TNI/Polri/ASN/BUMN
- Tidak pernah terlibat perkara pidana atau perdata (dibuktikan dengan SKCK)
- Sehat jasmani dan rohani
Selain itu, peserta dari instansi seperti TNI, Polri, ASN, dan BUMN wajib melampirkan surat izin dari pimpinan. Pendaftar juga diutamakan belum pernah menerima beasiswa magister dari pemerintah.
Seluruh peserta yang lolos seleksi diwajibkan mengikuti pembekalan karakter bela negara.
Persyaratan Khusus
Untuk persyaratan akademik, pelamar harus lulusan perguruan tinggi dengan akreditasi minimal Baik Sekali.
IPK minimal untuk program Magister adalah 3,00 (sosial/humaniora) dan 2,75 (eksakta). Sementara untuk program Doktor, IPK S2 minimal 3,50 dari skala 4,00.
Bagi peserta dari TNI/Polri dan ASN, terdapat ketentuan pangkat dan masa dinas tertentu. Selain itu, beberapa program studi mensyaratkan latar belakang pendidikan di bidang STEM.
Tahapan Seleksi
Proses seleksi meliputi:
- Seleksi administrasi
- Tes Potensi Akademik (TPA) dengan skor minimal 550
- Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) dengan skor minimal 500
- Tes psikologi dan kesehatan
- Wawancara mental ideologi
- Wawancara akademik dengan paparan proposal penelitian
Program ini menjadi salah satu peluang beasiswa strategis bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang pertahanan dan keamanan nasional. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News












