NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kasus pencurian meteran air PDAM milik warga kembali terjadi dan menambah keresahan masyarakat Kota Banda Aceh dan sekitarnya. Kali ini, meteran air milik Amal, warga sekaligus pelaku usaha yang tinggal di Jalan Soekarno Hatta, Lampeuneurut Gampong, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, dilaporkan hilang pada Rabu (28/1/2026) dini hari.
Kehilangan tersebut diduga kuat merupakan bagian dari rangkaian pencurian meteran PDAM Tirta Daroy yang marak terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kepada Nukilan.id, Amal mengaku prihatin sekaligus geram atas kejadian tersebut, mengingat kasus serupa terus berulang dan belum terungkap pelakunya.
“Saya sebagai warga sekaligus pelaku usaha mengutuk keras pencurian meteran PDAM ini, hampir sepekan terakhir berita yang beredar di media mengenai kehilangan meteran air,” ujarnya.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aksi pencurian yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
“Saya berharap pihak kepolisian bertindak tegas bagi pelaku yang selama ini meresahkan warga, khususnya pencurian meteran air seperti yang kami alami,” lanjutnya.
Dikutip dari seputaraceh.id, dalam kurun waktu satu pekan di awal tahun 2026, sedikitnya 32 titik meteran pelanggan PDAM dilaporkan hilang di sejumlah lokasi di Kota Banda Aceh. Hingga kini, para pelaku pencurian tersebut belum berhasil diungkap, sehingga memicu rasa waswas di tengah masyarakat.
Maraknya pencurian meteran air ini tidak hanya merugikan pelanggan secara materi, tetapi juga berdampak pada terganggunya aktivitas rumah tangga dan usaha warga. Masyarakat pun berharap adanya peningkatan patroli serta pengungkapan kasus secara serius guna memberikan rasa aman dan efek jera bagi pelaku. (XRQ)
Reporter: Akil

