Pemuda Asal Aceh Raih Tiga Penghargaan pada International Youth Innovation Summit 2023 di Malaysia

Share

NUKILAN.ID | KUALA LUMPUR – Pemuda asal Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Tajjul Fuzari, berhasil menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan meraih tiga penghargaan bersama tim dalam ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) 2023 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 27–29 Oktober 2023.

IYIS 2023 merupakan forum internasional yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk mempresentasikan gagasan inovatif, memperluas jejaring, serta mendorong kolaborasi lintas budaya melalui berbagai kegiatan akademik dan kepemudaan.

Meraih 3 Penghargaan

Dalam ajang tersebut, Tajjul bersama tim sukses memboyong tiga penghargaan, yakni 1st Best Video Innovation, 1st Best Presentation, dan 2nd Best Innovation. Penghargaan tersebut diperoleh setelah tim mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri selama rangkaian kompetisi berlangsung.

Selain mengikuti kompetisi inovasi, seluruh peserta juga terlibat dalam berbagai agenda internasional, di antaranya kunjungan akademik ke International Islamic University of Malaysia (IIUM), diskusi kepemudaan, kegiatan sosial, hingga malam penganugerahan sebagai penutup kegiatan. Seluruh rangkaian acara dilaksanakan selama tiga hari di Kuala Lumpur.

Tajjul Fuzari saat mengikuti ajang International Youth Innovation Summit (IYIS) 2023 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 27–29 Oktober 2023. (Foto: Dok. Pribadi)

Pada saat mengikuti IYIS 2023, Tajjul merupakan lulusan Dayah Jeumala Amal yang sedang mengikuti program pembelajaran bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare, Jawa Timur, sebagai persiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pengalaman mengikuti forum internasional tersebut menjadi momentum penting dalam memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan bekerja sama dalam tim, serta membangun kepercayaan diri untuk berkompetisi di tingkat global.

“Saya bersyukur dapat menjadi bagian dari tim yang berhasil meraih tiga penghargaan pada International Youth Innovation Summit 2023. Pengalaman ini mengajarkan pentingnya kerja sama, komunikasi, dan keberanian dalam menyampaikan ide di forum internasional. Saya berharap semakin banyak generasi muda Aceh yang berani mengambil peluang untuk belajar, berprestasi, dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Tajjul Fuzari.

Menurut Tajjul, capaian tersebut menjadi salah satu langkah awal dalam perjalanan mengembangkan kapasitas diri di kancah internasional. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menginspirasi pemuda Aceh untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring global, serta berkontribusi melalui pendidikan, inovasi, dan berbagai kegiatan kepemudaan.

Tentang Tajjul Fuzari

Tajjul Fuzari merupakan pemuda asal Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, sekaligus alumni Dayah Jeumala Amal. Setelah menamatkan pendidikan di dayah, ia mengikuti program pembelajaran bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare, Jawa Timur, sebelum melanjutkan studi pada Program Electrical and Electronic Engineering di Management & Science University (MSU), Malaysia.

Selain menjalani pendidikan, ia juga aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan kepemudaan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kolaborasi. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News