Pemkab Aceh Timur Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Ramadhan

Share

NUKILAN.id | Idi Rayeuk Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur memastikan harga bahan pokok di wilayahnya tetap stabil meskipun permintaan meningkat. Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, pemerintah daerah aktif memantau pergerakan harga untuk mencegah lonjakan yang dapat membebani masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Aceh Timur, Muhammad Oriza, menyatakan bahwa hingga saat ini harga kebutuhan pokok masih terkendali.

“Harga bahan pokok masih stabil sampai saat ini meskipun daya beli mengalami peningkatan menjelang Ramadhan hingga lebaran nanti,” ujarnya, Rabu (26/2/2025).

Sejumlah komoditas utama yang harganya tetap stabil di antaranya beras premium yang dibanderol Rp210 ribu per sak isi 15 kilogram, cabai hijau Rp40 ribu per kilogram, cabai merah Rp50 ribu per kilogram, serta bawang merah Rp35 ribu per kilogram. Selain itu, harga gula dan minyak goreng curah masing-masing tetap di angka Rp19 ribu per kilogram, tepung terigu Rp12 ribu per kilogram, serta daging ayam Rp24 ribu per kilogram.

Untuk kebutuhan protein lain seperti telur ayam, harga per papannya berada di kisaran Rp26 ribu, sementara harga ikan bandeng Rp23 ribu per kilogram, kembung dan tongkol Rp30 ribu per kilogram, serta ikan teri Rp140 ribu per kilogram.

Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti cabai kecil yang naik dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, serta daging sapi yang sebelumnya Rp150 ribu kini mencapai Rp170 hingga Rp180 ribu per kilogram. Sebaliknya, harga tomat justru mengalami penurunan dari Rp8 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram.

“Kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga seperti saat ini merupakan hal yang biasa menjelang bulan suci Ramadhan. Apalagi seperti harga daging sapi naik karena daya beli masyarakat meningkat pada saat tradisi meugang,” tambah Muhammad Oriza.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, Pemkab Aceh Timur telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk program pasar murah guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami mengingatkan pedagang tidak menaikkan harga di luar batas kewajaran. Kami mengawasi ketat agar tidak sampai terjadi lonjakan harga pada saat bulan Suci Ramadhan,” tegasnya.

Dengan pasokan yang masih lancar, masyarakat diharapkan dapat menjalani persiapan Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir terhadap lonjakan harga yang drastis.

Editor: Akil

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News