Pasar Murah Serentak di 23 Daerah, Disperindag Aceh Sebut Instruksi Langsung Gubernur Jelang Ramadhan

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menggelar pasar murah secara serentak di 23 kabupaten/kota sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, T. Adi Darma, mengatakan kegiatan yang digelar di 69 titik tersebut merupakan instruksi langsung Gubernur Aceh. Menurut dia, pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah proses pemulihan pascabencana.

“Pasar murah ini adalah perintah Bapak Gubernur agar pemerintah hadir langsung meringankan beban warga. Kita ingin memastikan bahwa meski pasca bencana, stok pangan aman dan harganya tetap stabil menyongsong bulan puasa,” ujar T. Adi Darma di Banda Aceh, Rabu (11/02).

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Aceh mengalokasikan subsidi untuk empat komoditas utama. Beras premium disubsidi Rp5.000 per kilogram dengan total kuota 414 ton. Gula pasir dan minyak goreng kemasan masing-masing mendapat subsidi Rp6.000 per kilogram dengan kuota masing-masing 69 ton. Sementara itu, telur ayam disubsidi Rp15.000 per papan dengan total kuota 34.500 papan.

T. Adi Darma menjelaskan, distribusi logistik dilakukan merata ke seluruh kabupaten/kota di Aceh. Setiap daerah memperoleh alokasi 18 ton beras premium, 3 ton gula pasir, 3 ton minyak goreng, serta 1.500 papan telur ayam. Proses distribusi dikawal agar tepat waktu dan sesuai dengan titik yang telah ditetapkan.

Pasar murah ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari di 69 lokasi yang tersebar di 23 kabupaten/kota. Pemerintah berharap program subsidi tersebut mampu menekan laju inflasi daerah sekaligus memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan.

Di akhir keterangannya, T. Adi Darma mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami meminta masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan atau untuk ditimbun, agar manfaat pasar murah ini bisa dirasakan secara merata,” tutup T. Adi Darma. []

spot_img

Read more

Local News