Menteri Kesehatan Tegur Para Suami: Uang Rokok Lebih Baik Jadi Telur untuk Gizi Keluarga

Share

NUKILAN.ID | JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan para suami agar lebih bijak dalam mengelola pengeluaran rumah tangga, khususnya terkait kebiasaan merokok. Ia menegaskan, uang yang dihabiskan untuk rokok seharusnya bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, terutama anak-anak.

Melalui konten Budi Gemar Sharing (BGS) yang diunggah di Reels Instagram pada Rabu (28/1/2026), Budi membandingkan harga rokok dengan bahan pangan bergizi. Menurutnya, satu bungkus rokok seharga Rp30 ribu setara dengan harga satu bungkus telur ayam yang dapat dikonsumsi seluruh anggota keluarga.

“Ibu-ibu, saya dukung untuk omelin suaminya yang masih bandel merokok. Satu bungkus rokok buat suami itu harganya Rp30 ribu. Satu bungkus telur ayam untuk seluruh keluarga harganya juga Rp30 ribu,” ujarnya.

Budi menuturkan, selama ini ia kerap mendengar keluhan masyarakat mengenai keterbatasan ekonomi yang berdampak pada pemenuhan gizi anak hingga memicu stunting. Namun, ia menilai kebiasaan merokok di lingkungan keluarga sering kali luput disadari sebagai salah satu penyebab utama masalah tersebut.

Ia menegaskan bahwa rokok tidak memberikan manfaat apa pun bagi kesehatan. Bahkan, menurutnya, dampak buruk rokok sudah tergambar jelas pada kemasannya.

“Satu bungkus rokok ini isinya penyakit semua. Kita kan lihat tuh, sudah ada di gambarnya, penyakit semua!” katanya.

Budi menjelaskan, satu bungkus rokok seharga Rp30 ribu umumnya habis dalam satu hari. Sebaliknya, telur dengan harga yang sama dapat dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga dan bertahan lebih dari satu hari, sekaligus memberikan asupan protein yang dibutuhkan tubuh.

Karena itu, ia mengingatkan para suami agar tidak menjadikan rokok sebagai prioritas pengeluaran. Budi berharap anggaran rokok dapat dialihkan menjadi jatah pangan bergizi bagi anak-anak demi kesehatan keluarga dalam jangka panjang.

Imbauan tersebut sejalan dengan kampanye gaya hidup sehat yang terus digencarkan Kementerian Kesehatan melalui berbagai program edukasi publik. Dalam berbagai kesempatan, Budi Gunadi Sadikin secara konsisten mengajak masyarakat untuk berhenti merokok dan mengganti kebiasaan tidak sehat dengan pola konsumsi yang lebih bergizi.

Ia juga mengajak para kepala keluarga untuk lebih bertanggung jawab dalam menentukan prioritas belanja rumah tangga. Pesan tersebut mendapat respons luas dari warganet di media sosial.

“Ini bapak Menkes terkeren sampai saat ini. Nggak hanya melarang kebiasaan buruk, tapi ngasih alternatif solusi dengan budaya yang lebih baik. Keren, Pak, jangan lelah menginspirasi kami,” tulis akun akhn a.saefuddin.official.

“Suka sama konten-konten edukasinya, Pak Menkes, menarik,” tulis akun rinikaida. (XRQ)

Reporter: Akil

Read more

Local News