Wednesday, October 5, 2022

Melihat Persiapan Indonesia Jelang ASEAN Para Games 2022

Nukilan.id – Indonesia akan jadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022, sebuah pesta olahraga disabilitas terbesar di tingkat Asia Tenggara. Ajang persiapan Paralimpiade ini diadakan setiap tahun sekali dan biasanya diselenggarakan di negara yang sama dengan penyelenggaraan SEA Games.

Pesta olahraga ini juga berada di bawah pengawasan ASEAN Para Sports Federation (APSF). Tahun ini ASEAN Para Games 2022 akan digelar mulai akhir Juli 2022 di Solo, Jawa Tengah.

Menurut penjelasan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, ASEAN Para Games seharusnya diadakan di Vietnam dan bergandengan dengan ajang SEA Games. Namun, karena Vietnam hanya menyanggupi untuk pelaksanaan SEA Games saja, maka diberikan kesempatan bagi negara-negara ASEAN untuk mengajukan diri menjadi lokasi penyelenggaraan ASEAN Para Games. Indonesia pun memanfaatkan momen tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menggelar acara tersebut.

Tinggal menghitung hari, bagaimana persiapan menjelang ASEAN Para Games 2022, apa saja cabang olahraga yang dipertandingkan, berapa banyak atlet yang akan ikut berlaga, dan di mana lokasinya akan berlangsung, berikut penjelasannya:

Persiapan menuju ASEAN Para Games 2022

Asean Para Games akan diadakan di Solo pada 30 Juli sampai 6 Agustus 2022. Menurut keterangan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka selaku Ketua Indonesia ASEAN Para Games Organizing Commitee (INAPOC) mengatakan bahwa persiapan tuan rumah sudah matang dan akan dihadiri sekitar 1.800 atlet dan ofisial dari 11 negara yang mulai berdatangan ke Solo pada tanggal 26 Juli.

Pada kesempatan kali ini, ASEAN Para Games memiliki maskot Rajamala, sebuah hiasan pada haluan perahu Rajamala yang dibuat oleh Putra Mahkota Paku Buwono IV Raden Mas Sugandi (KGPAA MANGKUNAGORO III) pada masa pemerintahan Paku Buwono IV tahun 1788-1820.

Dipilihnya simbol tersebut sebagai lambang kekuatan untuk menolak bala dari pengaruh negatif. Aura Rajamala diharapkan dapat membuat bangsa ASEAN memiliki kekuatan untuk menghadapi kondisi apapun di masa depan. Sementara untuk tagline-nya adalah “Striving for Equality” yang menunjukkan kesiapan Indonesia dalam memberikan kesetaraan bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi.

Dari sisi kesiapan sarana dan prasarana, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus bebenah demi mendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022. Ada delapan venue yang masih dalam tahap renovasi, yaitu GOR Universitas Tunas Pembangunan (UTP), GOR Universitas Sebelas Maret (UNS), Stadion UNS, Stadion Sriwedari, Lapangan Kota Barat, Lapangan Tenis Manahan, GOR Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS, dan Tirtonadi Convention Hall.

Pada Kamis (7/7/2022), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa progres renovasi venue ini dilakukan dengan cermat, dari desain, pembangunan, hingga pengawasan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan melibatkan pengawasan dari Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2).

“Diharapkan dengan selesainya venue tersebut akan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia dan dapat sebagai sarana mendorong prestasi para atlet, baik di kancah nasional maupun internasional,” ujar Menteri Basuki.

Beberapa bagian yang direnovasi meliputi tribun penonton dan VIP, jogging track, lapangan GOR, office, toilet difabel, pengecetan bangunan indoor dan outdoor, pemasangan scoring board, serta lighting FOP dan tribun. Sebelumnya, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Ditjen Cipta Karya, juga telah menyelesaikan pembenahan pada Stadion Sriwedari.

Kemudian, renovasi juga dilakukan di beberapa tempat di Solo seperti Lapangan Kota Barat, Sriwaru, dan Banyuanyar dengan pekerjaan penyempurnaan lapangan, sistem penyiraman, lampu lapangan, renovasi ruang ganti atlet, dan penataan area kawasan.

Pada Minggu 24 Juli 2022 akan diadakan kirab obor sejauh lima kilometer untuk mengawali rangkaian agenda Asean Para Games. Kirab obor akan dimulai dari kawasan Purwosari hingga Balai Kota Solo dan pesertanya termasuk Forkopimda dan para mantan atlet Para Games.

Menurut keterangan Gibran, api kirab obor akan diambil dari dari api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan. Untuk pengambilan api akan dilakukan sehari sebelumnya dan api abadi tersebut akan dikirab juga di Semarang, Sukoharjo, dan Karanganyar yang merupakan venue ASEAN Para Games 2022.

Cabang olahraga dan atlet yang berlaga

Ada 14 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dalam Asean Para Games 2022 yaitu atletik, para renang, bulutangkis, tenis meja, catur, para angkat berat, boccia, blind judo, goalball, tenis kursi roda, panahan, CP football, basket kursi roda, dan volly duduk.

Untuk penyelenggaraan pertandingan akan dilakukan di 14 venue yang tersebar di Solo yaitu Kolam renang Intan Pari di Karang Anyar (para renang), Sritex Arena (basket kursi roda), Hotel Paragon Solo (para angkat berat), GOR UTP (volly duduk), GOR RM. Said (tenis meja), Lapangan Kota Barat (panahan), GOR UNS (goalball), Manahan Tenis Court (tenis lapangan), GOR FKOR UNS (boccia), Stadion UNS (CP football), Auditorium UMS (bulutangkis), Tirtonadi Convention Hall (blind judo), Lor In Hotel (catur), dan Stadion Manahan (atletik).

Pesta olahraga internasional ini akan diikuti oleh sebelas negara anggota ASEAN termasuk Indonesia, Laos, Myanmar, Timor Leste, Malaysia, Filiphina, Singapore, Thailand, Vietnam, Kamboja, serta Brunei Darussalam dengan total atlet sekitar dua ribu orang.

Adapun rincian jumlah atlet yang akan bertanding di ASEAN Para Games 2022 adalah Indonesia 321 atlet, Thailand 312 atlet, Filipina 144 atlet, Vietnam 126 atlet, Kamboja 113 atlet, Malaysia 89 atlet, Myanmar 69 atlet, Singapura 44 atlet, Laos 37 atlet, Brunei Darussalam 15 atlet, dan Timor Leste 15 atlet. Chef de Mission (CdM) Indonesia adalah Andi Herman yang pernah menjadi pendamping atlet paralimpik Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020.

Ketua National Paralympic Comitee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, berambisi Indonesia menjadi juara umum ASEAN Para Games dan mengincar 105 medali emas. Menurut Senny, dari 14 cabor, ada 5 cabor yang bisa jadi sumber medali emas bagi Indonesia, yaitu para-atletik, para-renang, para-tenis meja, para-bulu tangkis, dan para-catur. [GNFI]

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img