Thursday, December 8, 2022

Manajemen Birokrasi Profesional Dalam Peningkatan Pelayanan Publik

*Oleh: Muhammad Aditia Rizki

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), birokrasi adalah sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai pemerintah, karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan. Arti lain birokrasi yaitu cara bekerja atau susunan pekerjaan yang serba lamban, serta tata aturan yang banyak likunya.

Dari arti tersebut, masyarakat beranggapan pemerintah lamban dan berbelit dalam menyelesaikan sesuatu. Awal kata birokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu bureau artinya meja dan kratia artinya aturan. Secara harfiah birokrasi adalah orang yang bekerja di meja dengan aturan yang ketat.

Menurut Max weber manajemen birokrasi ialah berfokus pada pelimpahan tanggung jawab kepada bawahan atau karyawan dalam suatu organisasi. Weber percaya bahwa tugas harus diberikan kepada pekerja berdasarkan tingkat keterampilan mereka dan kemampuan untuk efisiensi.

Muhammad Aditia Rizki, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP UIN Ar-Raniry menyatakan bahwa manajemen profesional pelayanan publik harus menjadi paradigma pemerintah yang lebih berorientasi pada tujuan berdasarkan pendekatan baru untuk manajemen teoritis dan praktis.

Pada saat yang sama, tujuan paradigma governance adalah untuk menghilangkan praktik birokrasi Weber negatif sebagai struktur birokrasi hierarkis yang mengarah pada biaya operasi yang lebih tinggi daripada manfaat (ekonomi biaya tinggi), birokrasi yang merajalela, dan kurangnya inisiatif dan kreativitas, aparatus, pertumbuhan budaya yang biasa-biasa saja (sebagai lawan dari budaya meritokratis), dan inefisiensi.

Karena itu, lembaga pelayanan publik dapat dioperasikan oleh pemerintah dan organisasi non-pemerintah. Birokrasi pemerintah berada di garis depan organisasi yang terkait dengan pelayanan publik (street-level Bureaucracies). Jika bukan pemerintah, berbentuk organisasi partai politik, organisasi keagamaan, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi masyarakat sipil lainnya. Apapun bentuk fasilitas pelayanan, yang terpenting adalah bagaimana memberikan dukungan dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat

Harapannya dengan adanya beberapa kelemahan di atas dalam manajemen birokrasi, pemerintah benar-benar melaksanakan alunan birokrasi dengan baik agar manajemem birokrasi profesional tercipta dengan baik, sehingga masyarakat terpenuhi fasilitas dan kebutuhanya karena tujuan dari birokrasi yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Penulis adalah Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img