NUKILAN.ID | TAKENGON — Mahasiswa Agroteknologi angkatan 2020 Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 1,39 ton beras, 100 kilogram pakaian layak pakai, alat sanitasi, Al-Qur’an, serta makanan ringan kepada korban banjir di sejumlah wilayah Aceh, Senin (29/12/2025) lalu.
Bantuan tersebut disalurkan ke beberapa gampong terdampak di Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, yakni Gampong Simpang Kelaping dan Kala Nare, serta ke Gampong Panten Nangka di Kecamatan Linge.
Kegiatan kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa bersama Bapak Hero PTBC, Polsek Darul Kamal Polresta Banda Aceh, Ikatan Keluarga Besar Alumni Agroteknologi, Dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian USK, dan RTQ Al Furqan Banda Aceh.
Perwakilan mahasiswa menyebutkan bahwa bantuan tersebut lahir dari kepedulian bersama terhadap warga yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tengah.
“Bantuan ini merupakan niat tulus dan rasa simpati para mahasiswa, dosen, alumni, serta masyarakat Banda Aceh untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujar salah satu koordinator lapangan kegiatan tersebut.
Kepala Geuchik Gampong Panten Nangka, Saderman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para mahasiswa dan seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah menyalurkan bantuan ini ke gampong kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Gampong Panten Nangka,” kata Saderman.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para donatur yang telah berkontribusi.
“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh donatur yang telah berdonasi. Semoga rezekinya dilipatgandakan oleh Allah SWT,” tambahnya.
Namun demikian, Saderman menekankan bahwa sejumlah wilayah di Kecamatan Linge masih membutuhkan perhatian serius.
“Beberapa gampong seperti Kutereje, Delung Sekinel, dan Reje Payung sampai saat ini sama sekali belum memiliki akses roda dua maupun roda empat. Kami berharap informasi ini dapat mendorong pemerintah dan masyarakat lainnya untuk segera memberikan bantuan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas mahasiswa dan masyarakat dalam merespons bencana, sekaligus memperlihatkan peran aktif kampus dalam kegiatan kemanusiaan di Aceh. (XRQ)

