NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Upaya mewujudkan masa depan cerah bagi Anak Binaan terus diperkuat oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh. Bersama 13 mitra strategis, LPKA resmi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) yang mencakup bidang pendidikan, keterampilan, kesehatan, hingga pembinaan mental dan spiritual.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto, menegaskan bahwa pembinaan anak merupakan prioritas utama. Ia menyebut Anak Binaan sebagai aset bangsa yang harus mendapatkan kesempatan berkembang.
“Saya sangat mengapresiasi langkah ini. Sinergi yang terbangun dengan berbagai pihak akan memberikan dukungan besar bagi proses pembinaan sehingga anak-anak kita dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungannya,” ujar Yan kepada wartawan, Kamis (28/8/2025).
Ia melanjutkan, “Anak Binaan bukan sekadar tanggung jawab negara, tetapi juga merupakan aset masa depan bangsa yang harus dibina dengan baik dan benar. Mereka memiliki potensi besar, dan tugas kita bersama adalah membimbing serta membuka ruang agar potensi itu bisa berkembang.”
Sementara itu, Kepala LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, menyampaikan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, kerja sama ini akan memberikan dampak langsung bagi masa depan Anak Binaan.
“Kerja sama ini akan kita wujudkan dalam banyak aspek, mulai dari pendidikan formal, pelatihan keterampilan, pembinaan mental dan spiritual, kesehatan, hingga pendampingan sosial. Dengan kolaborasi ini, kita berharap anak-anak binaan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih baik,” ucap Yusnaidi.
Adapun 13 mitra strategis yang menandatangani PKS dengan LPKA Banda Aceh yaitu:
-
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh
-
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh
-
Kementerian Agama Kota Banda Aceh
-
Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh
-
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar
-
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala
-
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
-
Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
-
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh
-
Puskesmas Ingin Jaya
-
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Syiah Kuala
-
Program Studi Bimbingan Konseling FKIP Universitas Syiah Kuala
-
Program Studi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik FKIP Universitas Syiah Kuala
Acara penandatanganan kerja sama ini juga diramaikan dengan penampilan seni dari Anak Binaan LPKA. Mereka membawakan tarian tradisional Aceh, Rapa’i dan Didong, yang tak hanya menghibur, tetapi sekaligus memperlihatkan bakat serta potensi terpendam hasil dari proses pembinaan.
Editor: Akil