Kuala Pasie Kuala Ba’u, Hidden Gem di Kluet Utara yang Jadi Spot Piknik dan Memancing

Share

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari, Kuala Pasie Kuala Ba’u di Gampong Pasie Kuala Ba’u, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Kawasan muara sungai yang berpadu dengan panorama alam hijau ini kini menjadi salah satu destinasi wisata hidden gem yang mulai ramai dikunjungi warga.

Berlokasi sekitar 15 menit dari pusat Kota Fajar, tempat ini menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat, terutama pada momen akhir pekan maupun libur panjang seperti Idul Adha 1447 Hijriah.

Pantauan Nukilan.id di lokasi, sejumlah pengunjung tampak menikmati suasana alam dengan berbagai aktivitas. Ada yang menggelar tikar untuk berpiknik bersama keluarga, mandi-mandi di kawasan kuala, hingga memancing di tepian perairan yang tenang.

Salah seorang warga Kluet Raya, Ardi, mengaku hampir setiap memiliki waktu luang dirinya selalu menyempatkan datang ke Kuala Pasie Kuala Ba’u untuk memancing.

Menurutnya, kawasan tersebut masih menjadi habitat berbagai jenis ikan yang menarik minat para pemancing.

“Saya hampir setiap ada waktu luang menyempatkan memancing di sini pada sore hari. Ikan yang paling sering saya dapatkan adalah ikan merah mata,” ujar Ardi pada Sabtu (30/5/2026).

Tak hanya menjadi surga bagi para pemancing, kawasan itu juga menawarkan suasana yang nyaman untuk bersantai. Hal itu diungkapkan Syahrul Amin yang datang bersama sejumlah rekannya untuk menikmati sisa libur Idul Adha dengan berpiknik dan menggelar acara bakar-bakar.

Menurut Syahrul, keindahan alam yang masih alami menjadi daya tarik utama Kuala Pasie Kuala Ba’u.

“Pemandangannya indah, adem, asri, dan tidak terlalu ramai. Cocok untuk melepas penat,” katanya.

Namun, di balik pesonanya, Syahrul menyoroti persoalan kebersihan yang masih perlu mendapat perhatian. Ia mengaku menemukan cukup banyak sampah plastik, dedaunan, dan ranting kayu yang berserakan di beberapa titik kawasan wisata tersebut.

“Masih banyak sampah plastik dan dedaunan yang berserakan. Ini tentu mengurangi keindahan tempat wisata ini,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap penataan dan kebersihan kawasan wisata tersebut agar semakin nyaman bagi pengunjung.

“Harapan saya lokasi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah. Jika kebersihannya terjaga dan ditata dengan baik, tentu akan semakin banyak wisatawan yang datang sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.

Dengan panorama alam yang masih alami, suasana yang tenang, serta potensi perikanan yang menarik bagi para pemancing, Kuala Pasie Kuala Ba’u menyimpan peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Aceh Selatan. Namun, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi pekerjaan rumah bersama agar pesona hidden gem ini tetap terjaga untuk generasi mendatang. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News