Konsolidasi Nasional Perkuat Sinergi Pimpinan ‘Aisyiyah se-Sumatera

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Bertepatan dengan 5 Ramadhan 1447 Hijriah, Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Aceh mengikuti kegiatan Silaturrahim dan Konsolidasi Nasional antara Pimpinan Pusat dan seluruh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah se-Sumatera. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan dipusatkan di Kantor PW ‘Aisyiyah Aceh di Banda Aceh.

Pertemuan diikuti jajaran PW ‘Aisyiyah Aceh yang dipimpin langsung oleh Ketua Hj. Ashraf, M.Si., didampingi Sekretaris Hj. Sarwati serta pimpinan harian lainnya. Agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyelaraskan program kerja, sekaligus memperteguh peran ‘Aisyiyah dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, ekonomi, dan kemanusiaan di wilayah Sumatera.

Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai pemetaan organisasi tingkat wilayah dan daerah oleh Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, M.Si. Selanjutnya, materi penguatan ideologi Muhammadiyah disampaikan oleh Prof. Masyitah.

Dalam laporan perkembangan organisasi, PW ‘Aisyiyah Aceh menyampaikan capaian kelembagaan yang terus bertumbuh. Hingga saat ini telah terbentuk 22 Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), dengan pembentukan terbaru di Kota Langsa. Selain itu, terdapat penambahan empat Pimpinan Cabang, yakni tiga di Kabupaten Aceh Utara dan satu di Kabupaten Aceh Timur. Di tingkat ranting, organisasi juga bertambah dua ranting baru di Kabupaten Aceh Selatan, yang menunjukkan penguatan struktur hingga tingkat akar rumput.

Di bidang pendidikan, Majelis Pendidikan PW ‘Aisyiyah Aceh melaporkan sejumlah capaian, di antaranya bantuan revitalisasi sekolah TK ABA serta hadirnya PKBM ‘Aisyiyah Darul Ilmi di Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar.

Pada sektor ekonomi, Majelis Ekonomi terus mengembangkan koperasi syariah dan aktif menyelenggarakan bazaar sebagai upaya pemberdayaan ekonomi umat. Adapun program Sekolah Wirausaha ‘Aisyiyah (SWA) masih berada pada tahap persiapan dan belum berjalan optimal.

Sementara itu, Majelis Tabligh melaporkan pelaksanaan pengajian rutin, kegiatan Training of Trainers (TOT) muballighat, serta penguatan materi Fiqih Kebencanaan sebagai respons terhadap kondisi geografis Aceh yang rawan bencana.

Perkembangan juga terlihat pada amal usaha organisasi. KBIHU Nashita Al Hujja telah dua kali menyelenggarakan kegiatan manasik haji sebagai bentuk pembinaan jamaah. Lembaga Lingkungan Hidup mengembangkan pemasaran produk ecoenzym sebagai kontribusi pelestarian lingkungan. Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di bawah Majelis Hukum terus memberikan layanan pendampingan hukum kepada masyarakat, sementara layanan Daycare Lansia menjadi salah satu program unggulan Majelis Kesejahteraan Sosial. Selain itu, Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah Aceh telah menerbitkan Acheh Innovation and Sustainability Journal.

Melalui kegiatan silaturrahim dan konsolidasi ini, diharapkan sinergi antara Pimpinan Pusat dan seluruh PW ‘Aisyiyah se-Sumatera semakin kuat serta mampu meneguhkan komitmen ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

spot_img
spot_img

Read more

Local News