Khitan Gratis Warnai Aksi Peduli Ramadhan di Gampong Jeulingke

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Pemerintah Gampong Jeulingke, Kota Banda Aceh, bekerja sama dengan Klinik Utama Nanggroe Madani menggelar kegiatan khitanan gratis bagi masyarakat kurang mampu di gampong setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Aksi Peduli Ramadhan 2027.

Keuchik Gampong Jeulingke, H. Zulhan Hanafiah, S.Kom, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Ia menilai program khitan gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah gampong untuk membantu meringankan beban orang tua.

“Kegiatan khitanan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah gampong membantu mengurangi beban orang tua untuk tindakan khitan anak-anak yang ada di Gampong Jeulingke. Setelah Ramadhan akan coba kita laksanakan kembali di saat libur anak sekolah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dari Klinik Utama Nanggroe Madani.

Pada acara pembukaan, turut hadir Tuha Peut Gampong (TPG) Drs. Anwar Sanusi serta sejumlah perangkat gampong lainnya.

Sementara itu, dokter spesialis bedah anak dari Klinik Utama Nanggroe Madani, dr. Teuku Yusriadi, Sp.BA, FIAPS yang akrab disapa Doto Popon, menekankan pentingnya kolaborasi antara fasilitas kesehatan dan pemerintah gampong dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Acara hari ini insyaallah kegiatan perdana kita, dan akan dilaksanakan rutin pada kesempatan berikutnya,” kata Doto Popon.

Dalam kesempatan tersebut, Doto Popon juga memberikan edukasi kepada belasan anak peserta khitan beserta orang tua mereka mengenai perawatan pasca khitan.

Ia menjelaskan bahwa khitan merupakan kewajiban bagi laki-laki muslim dan prosedurnya saat ini sudah dilakukan dengan metode pembiusan sehingga tidak menimbulkan rasa sakit yang berarti.

“Namun yang membuat jadi nyeri adalah psikologis si anak saja dan banyaknya menonton film Upin Ipin di media sosial,” candanya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pantangan makanan maupun minuman setelah menjalani khitan. Sebaliknya, asupan makanan yang tinggi protein justru dianjurkan untuk mempercepat proses pemulihan luka operasi.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News