NUKILAN.ID | KUALA SIMPANG — Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Posko Dusun Sunting, Gampong Tanjung, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada 203 kepala keluarga (KK) yang terdata. Jenis bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari, meliputi 203 paket perlengkapan ibadah, 156 paket perlengkapan sekolah, 203 unit kompor satu tungku, 45 dus minyak goreng, 173 set ember dan gayung, 15 dus sabun mandi, 15 dus sabun cuci pakaian, 173 kasur, 125 paket makanan anak-anak, 700 masker, serta 100 tumbler.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial warga pascabencana. Dalam kesempatan tersebut, Tri Tito menyampaikan bahwa bantuan yang dibawa merupakan kebutuhan yang memang dibutuhkan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga.
“Alhamdulillah, kami hadir di sini membawa bantuan yang kami tahu memang dibutuhkan oleh ibu-ibu semua. Ada kasur, kompor meskipun satu tungku tetapi sangat bermanfaat, juga ember dan kebutuhan lainnya,” ujar Tri Tito.
Selain bantuan berupa barang, TP PKK Pusat juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada korban bencana yang telah terdata. Bantuan tersebut diberikan berdasarkan data penerima yang telah dihimpun sebelumnya.
“Dan sedikit sumbangan uang tunai untuk para korban yang sudah terdaftar, kami melihat namanya dari data yang sudah didaftarkan oleh Datuk. Mohon diterima dengan baik, dan alhamdulillah juga selain bantuan dari kami ini mungkin bantuan dari Mendagri selaku Ketua Satgas untuk rehabilitasi bencana Sumatera ini,” lanjutnya.
Dalam kunjungannya, Tri Tito turut memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat agar tetap tabah dan optimistis menjalani proses pemulihan pascabencana yang membutuhkan waktu.
“Kita harus sabar, karena apa yang sudah kita bangun bertahun-tahun tentu tidak bisa dibangun kembali hanya dalam beberapa hari. Namun, insyaallah, dengan bantuan yang telah diprogramkan pemerintah, Bapak dan Ibu bisa sedikit demi sedikit kembali memiliki kehidupan seperti sedia kala,” tuturnya.
Tri Tito juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya maksimal membantu masyarakat keluar dari kondisi sulit. Ia menyampaikan bahwa Presiden telah memberikan arahan agar proses pemulihan dilakukan secepat mungkin melalui berbagai program pemerintah.
Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pemulihan tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan juga membutuhkan peran serta dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Jangan hanya mengeluhkan apa yang hilang, tetapi mari kita syukuri apa yang sudah kita terima. Musibah bukan kehendak kita, namun dengan saling menguatkan dan dukungan pemerintah, kita bisa bangkit bersama,” pungkasnya.

